Kata Rekan Kerja soal Keseharian Sopir yang Ditusuk Mati di Lembang

Whisnu Pradana - detikJabar
Rabu, 17 Agu 2022 19:51 WIB
Ilustrasi jenazah
Ilustrasi jenazah (Foto: Thinkstock)
Bandung Barat -

Muhammad Mubin alias Babeh (63), seorang sopir toko meubel di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tewas mengenaskan setelah cekcok dengan seorang pria berinisial HH.

Peristiwa berdarah yang terjadi pada Selasa (16/8/2022) pagi itu diawali oleh cekcok antara Babeh dengan HH di depan rumah toko (ruko) milik pelaku. Cekcok itu terjadi karena Babeh parkir di depan ruko HH.

HH menghampiri Babeh dan meminta agar mobil pikap berwarna hitam itu dipindahkan. Babeh melawan, sampai akhirnya HH gelap mata dan menusuk Babeh dengan pisau yang digenggamnya. Babeh bersimbah darah akibat luka tusuk di leher, dada, dan perut.


Di mata Restu (23), Babeh merupakan rekan kerja yang baik. Namun memang untuk ukuran pria seusianya, ia merupakan sosok pria yang tertutup karena jarang ngobrol dan bersosialisasi.

"Orangnya baik, tapi memang orangnya agak tertutup juga. Enggak pernah cerita apa-apa, ya saya cuma sekadar kenal aja," ungkap Restu kepada wartawan, Rabu (17/8/2022).

Babeh juga diketahui merupakan perantau dari Jawa Tengah, namun di Lembang ia tinggal di mobil pikap yang menjadi tempatnya tewas mengenaskan ditusuk HH.

"Baru kerja 2 bulan, nah selama kerja itu dia enggak ngontrak atau tinggal di toko, tapi tidurnya di mobil pikap itu," tutur Restu.

Restu mengaku kaget mendapat kabar Babeh tewas mengenaskan di dalam pikap sekaligus tempat tinggalnya selama ini. Ia juga tak mendengar Babeh punya masalah dengan orang lain.

"Jadi saya dengar itu dari anak bos saya yang baru pulang sekolah, katanya sopir ditusuk di mobil. Kalau selama ini saya juga enggak dengar dia ada masalah sama orang lain, jadi kaget pastinya," ucap Restu.

Sementara itu HH sudah ditetapkan menjadi tersangka. Ia dijerat pasal 351 Ayat 3 tentang penganiayaan hingga menyebabkan kematian.

"Untuk pelaku HH sudah ditetapkan jd tersangka. Kita kenakan pasal 351 Ayat 3 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," kata Kapolsek Lembang AKP Hadi Mulyana



Simak Video "Kampung Cikidang, Petik-petik Panen Cabai Dengan Hasil yang Melimpah, Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/dir)