Round-Up

Aksi Brutal Pemilik Ruko Tikam Sopir Mobil Pikap di Lembang

Tim detikJabar - detikJabar
Rabu, 17 Agu 2022 06:10 WIB
The greatest fear, an intruder in the house.
Ilustrasi penusukan. (Foto: iStock)
Bandung -

HH, pemilik rumah toko (ruko) di Lembang, Kabupaten Bandun Barat (KBB), tersulut amarah. Ia cekcok dengan Muhammad Mubin alias Babeh (63) dan menusuknya lima kali.

Peristiwa ini dipicu Babeh yang parkir di depan ruko milik HH. HH menghampiri Babeh dan meminta agar mobil pikap yang dikemudikan dipindahkan.

Keduanya lalu terlibat cekcok. HH gelap mata, ia menikam Babeh dengan pisau sebanyak lima kali, masing-masing dua kali di leher, dada dua kali, dan perut sekali.


Kanit Reskrim Polsek Lembang Iptu E Sidabuke mengatakan motif yang melatarbelakangi aksi brutal HH terhadap Mubin alias Babeh karena kesal korban sering menghalangi jalan masuk rumahnya.

"Jadi dugaannya pelaku kesal terhadap korban. Korban ini sering parkir di depan rumah toko (ruko) milik pelaku. Nah jadi terhalang aksesnya. Sudah berulangkali diingatkan tapi korban ini enggak nurut," ujar Sidabuke, Selasa (16/8/2022).

Kekesalan HH memuncak saat korban kembali parkir di depan pagar ruko miliknya. Pegawainya kemudian menegur korban, namun terjadi keributan.

"Pelaku ini sedang masak nasi goreng di rumahnya, kebetulan dia sedang pegang pisau. Nah dia keluar rumah karena mendengar keributan, korban dan pelaku cekcok juga. Karena korban juga melawan, akhirnya terjadi penusukan itu," ujar Sidabuke.

Korban menerima lima tusukan, dua di bagian leher, dua di bagian dada, dan satu tusukan di perutnya. Korban saat itu masih sadarkan diri dan sempat mencari pertolongan sambil mengendarai mobilnya.

Namun baru 50 meter dari lokasi kejadian, pukup 08.15 WIB, kendaraan korban menabrak mobil lain karena korban sudah tewas. Jenazah Babeh kemudian dibawa ke RS Sartika Asih.

Menurut Sidabuke, antara korban dan pelaku sama sekali tidak saling kenal. Tapi insiden yang terjadi membuat amarah HH meledak dan berakhir menusuk korban.

"Untuk korban dan pelaku ini nggak saling kenal, cuma bermasalah saja," tutur Sidabuke.

HH sendiri ditangkap beberapa jam setelah kejadian di rumahnya. Sejumlah saksi mata pun dimintai keterangannya.

(orb/orb)