Kesal Pemilik Ruko hingga Tusuk Sopir Pikap di Lembang Secara Brutal

Whisnu Pradana - detikJabar
Selasa, 16 Agu 2022 16:08 WIB
ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi Penusukan (Foto: detik)
Bandung Barat -

Polisi mengungkap motif di balik tewasnya Muhammad Mubin (63), seorang sopir meubel di dalam mobil pikap miliknya di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa (16/8/2022) pagi.

Sebelumnya Muhammad Mubin ditemukan tewas bersimbah darah di mobilnya. Ia ditusuk oleh HH (30), seorang pemilik rumah toko yang menjadi lokasi kejadian penusukan tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Lembang Iptu E Sidabuke mengatakan motif yang melatarbelakangi aksi brutal HH terhadap Mubin karena rasa kesal korban sering menghalangi jalan masuk rumahnya.


"Jadi dugaannya pelaku kesal terhadap korban. Korban ini sering parkir di depan rumah toko (ruko) milik pelaku. Nah jadi terhalang aksesnya. Sudah berulangkali diingatkan tapi korban ini enggak nurut," ujar Sidabuke kepada wartawan.

Ia mengatakan kekesalan pelaku memuncak tatkala korban kembali parkir di depan pagar ruko miliknya. Pegawainya kemudian menegur korban namun terjadi keributan.

"Pelaku ini sedang masak nasi goreng di rumahnya, kebetulan dia sedang pegang pisau. Nah dia keluar rumah karena mendengar keributan, korban dan pelaku cekcok juga. Karena korban juga melawan, akhirnya terjadi penusukan itu," ujar Sidabuke.

Korban menerima lima tusukan, dua di bagian leher, dua di bagian dada, dan satu tusukan di perutnya. Korban saat itu masih sadarkan diri karena setelahnya ia sempat mencari pertolongan sambil mengendarai mobilnya. Namun baru 50 meter dari lokasi kejadian, kendaraan korban menabrak mobil lain karena korban sudah tewas.

"Korban ditusuk sekitar 5 kali, karena pelaku kan memegang pisau dapur. Untuk korban dan pelaku ini enggak saling kenal, cuma bermasalah saja," tutur Sidabuke.

Pelaku sendiri sudah diamankan beberapa jam setelah kejadian. Ia diamankan di rumahnya sesuai dengan keterangan dari beberapa saksi mata yang melihat kejadian tersebut.

"Sudah diamankan di rumahnya karena kita periksa sejumlah saksi mata," ucap Sidabuke.



Simak Video "Kampung Cikidang, Petik-petik Panen Cabai Dengan Hasil yang Melimpah, Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/dir)