Timsus ke Magelang Usut Pemicu Pembunuhan Brigadir J

Tim detikNews - detikJabar
Senin, 15 Agu 2022 07:55 WIB
Alasan Brigadir J Dibunuh Menurut Pengakuan Terbaru Irjen Ferdy Sambo
Irjen Ferdy Sambo dan Brigadir J (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Peristiwa di Magelang disebut-sebut sebagai pemicu penembakan terhadap Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J oleh Irjen Ferdy Sambo. Bareskrim Polri mendalami peristiwa ini dengan terjun langsung ke Magelang.

Dilansir dari detikNews, tim dari Bareskrim sendiri saat ini sudah berada di Magelang, Jawa Tengah. Penelusuran langsung di Magelang disebut untuk membuat peristiwa semakin utuh dan terang.

"Tim sedang ke Magelang untuk menelusuri kejadian di sana agar secara utuh kejadian bisa tergambar," kata Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto kepada wartawan, Minggu (14/8/2022).


Agus mengatakan kepergian timsus ke Magelang juga untuk mengetahui faktor yang bikin Ferdy Sambo nekat membunuh Brigadir J. Sebab, eks Kadiv Propam itu mengaku perbuatannya didasari oleh kejadian di Magelang.

"Faktor pemicu kejadian sebagaimana diungkapkan Pak FS," katanya.

Di samping itu, timsus juga mencari barang bukti berkaitan dengan penyelidikan kasus tersebut. Sebab, kata Agus, rangkaian peristiwa tak bisa dihilangkan.

Rangkaian peristiwa yang dimaksud adalah saat Brigadir J bersama sejumlah pihak sempat mengunjungi Magelang sampai akhirnya ke Jakarta. Kejadian itu diketahui beberapa jam sebelum peristiwa pembunuhan terjadi.

"Yang pasti hal dibutuhkan penyidiklah," ucap Agus.

"Rangkaian peristiwanya begitu kan nggak bisa kita hilangkan. Yang pasti tahu apa yang terjadi ya Allah SWT, almarhum (Brigadir J) dan Bu PC. Kalaupun Pak FS dan saksi lain seperti Kuat, Riki, Susi dan Ricard hanya bisa menjelaskan sepengetahuan mereka," sambungnya.

Pengakuan Ferdy Sambo ada insiden di Magelang ini diungkapkan kepada penyidik saat diperiksa. Dalam pengakuannya kepada Timsus Polri, Irjen Ferdy Sambo menyebut Brigadir Yoshua melakukan tindakan yang melukai harkat dan martabat Putri Candrawathi, sang istri. Peristiwa itu disebut terjadi di Magelang.

"Di dalam keterangannya, tersangka FS mengatakan bahwa dirinya menjadi marah dan emosi setelah mendapat laporan dari istrinya, PC, telah mengalami tindakan yang melukai harkat martabat keluarga yang terjadi di Magelang, yang dilakukan oleh almarhum Yoshua," kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi dalam jumpa pers, Kamis (11/8).



Simak Video "Irjen Ferdy Sambo Terancam Hukuman Mati"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/dir)