Kota Bandung

Tak Diseret Jaksa ke Pengadilan, 2 Pecandu Sabu Direhabilitasi

Tim detikJabar - detikJabar
Selasa, 09 Agu 2022 23:14 WIB
Ilustrasi narkoba, sabu putau ganja
Foto: Ilustrasi: Mindra Purnomo/detikcom
Bandung -

Proses penuntutan terhadap dua orang pecandu narkoba berinisial RA (36) dan HFS (44) tak berlanjut ke meja hijau. Kedua warga Bandung tersebut akhirnya menjalani rehabilitasi.

Kedua warga Bandung yang berprofesi sebagai tukang servis ponsel tersebut mulanya dibekuk polisi dengan kepemilikan sabu-sabu yang dibeli seharga Rp 1,4 juta pada April 2022 lalu. Dari hasil tes, keduanya positif menggunakan sabu-sabu.

Proses bergulir di kepolisian hingga terbit surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP). Pelimpahan tahap II tersangka dan barang bukti lalu diterima oleh jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung pada Jumat (1/7) lalu.


"Kemudian kita melakukan ekspose oleh Kepala Kejari Bandung, Kepala Kejati Jabar dengan Jampidum perihal penanganan perkara tindak pidana penyalahgunaan narkotika ini. Dengan kesimpulan terhadap tersangka untuk dilakukan rehabilitasi," ujar Kasi Pidum Kejari Bandung Muslich melalui Kasipenkum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar Sutan Harahap kepada detikJabar, Selasa (9/8/2022).

Atas putusan tersebut, keduanya lalu dibawa ke balai rehabilitasi napza Adhyaksa yang beralamat di Cimaung, Kabupaten Bandung.

"Mereka akan menjalani rawat inap selama 3 bulan sampai Oktober 2022," tutur dia.

Sutan menuturkan tak dilanjutkannya perkara ini ke meja persidangan selaras dengan surat yang dikeluarkan BNN Jawa Barat. Berdasarkan hasil assesment terhadap keduanya, kata Sutan, BNN Jabar menyatakan keduanya bukan pengedar dan tak terikat dengan jaringan lainnya.

"Karena itu, kiranya yang bersangkutan dapat diberikan perawatan dan pengobatan melalui rehabilitasi," kata dia.



Simak Video "4 Polisi Terluka saat Tangkap Pengedar Narkoba di Polman Sulbar"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/dir)