Trio Jenderal NII Pasrah Terima Vonis Hakim

Hakim Ghani - detikJabar
Selasa, 09 Agu 2022 11:52 WIB
Trio Jenderal Negara Islam Indonesia (NII) menjalani sidang vonis di PN Garut, Kamis (23/6). Ketiganya divonis hukuman 1,5 tahun hingga 4,5 tahun bui.
Tiga Jenderal NII Garut Divonis 4,5 dan 1,5 Tahun (Foto: Hakim Ghani)
Garut -

Tiga pelaku kasus video propaganda Negara Islam Indonesia (NII) mulai menjalani masa tahanan sebagai terpidana. Mereka mengaku tidak keberatan dengan vonis yang dijatuhkan majelis hakim.

Hal tersebut diungkap kuasa hukum ketiga terpidana, Ega Gunawan. Ega mengatakan, Jajang Koswara, Ujer Januari dan Sodikin tidak mengajukan banding atas vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim.

"Tidak, tidak akan mengajukan banding," kata Ega Gunawan saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (9/8/2022).


Jajang, Sodikin dan Ujer alias Trio Jenderal NII ini divonis bersalah dalam kasus video propaganda yang mereka sebar di YouTube terkait ajaran sesat Negara Islam Indonesia. Mereka mengunggah video berisi ajaran sesat dan ajakan masuk NII.

Ketiganya dinyatakan melanggar Pasal 110 KUHP tentang Makar dan Pasal 66 juncto Pasal 24 UU RI Nomor 24 Tahun 2009 tentang Penghinaan Lambang Negara.

Sodikin dan Jajang yang masing-masing berperan sebagai pemeran dalam video dan pengunggah video di YouTube divonis penjara 4,5 tahun. Sedangkan Ujer yang hanya menyediakan tempat dijatuhi hukuman 1,5 tahun.

Ega mengatakan, ketiganya menerima putusan tersebut dan kini sudah mulai menjalani masa penahanan sebagai terpidana. Dengan demikian, putusan pengadilan terkait kasus tersebut telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

"Ketiganya sudah menerima keputusan," katanya.

Sekadar diketahui, kasus ini membuat heboh warga Garut di akhir tahun 2021 silam. Saat itu, Masyarakat digegerkan dengan kemunculan sejumlah video berisi konten Negara Islam Indonesia yang diunggah sebuah akun YouTube bernama Parkesit 82.

(yum/yum)