Saber Pungli Cek Unsur Pidana Dugaan Pungutan Kepsek SMKN 5 Bandung

Dony Indra Ramadhan - detikJabar
Kamis, 23 Jun 2022 19:00 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi (Edi Wahyono).
Bandung -

Tim Satgas Saber Pungli Jawa Barat akan melakukan gelar perkara dugaan pungutan saat pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMKN 5 Bandung. Tim akan menelusuri ada tidaknya unsur pidana dalam perkara tersebut.

"Nanti gelar perkara dulu baru nanti arahnya ke mana apakah memenuhi unsur pidananya," ucap Kepala Pusat Data dan Informasi (Datin) Satgas Saber Pungli Jabar Yudi Ahadiat kepada detikJabar, Kamis (23/6/2022).

Ada lima orang yang diduga terlibat dalam perkara ini. Kelimanya yakni kepala sekolah berinisial DN, Wakasek berinisial EB, TTG dan AT selaku pegawai kontrak segera TS selaku operator. Mereka termasuk panitia PPDB di sekolah tersebut.


Belum ada penetapan tersangka usai OTT dilakukan. Kelima orang yang terlibat, saat ini masih berstatus terperiksa.

"Belum masih didalami," tutur dia.

Hasil gelar perkara juga nantinya akan menentukan apakah kasus ini akan diserahkan ke aparat penegak hukum atau tidak.

"Kalau memenuhi kita limpahkan ke APH (aparat penegak hukum). Kalau tidak (memenuhi unsur pidana) dilimpahkan ke Inspektorat untuk diberikan sanksi, jadi tunggu hasil gelar perkara," kata dia.

Tim Satgas Saber Pungli Jawa Barat melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di SMKN 5 Bandung. Sekolah tersebut diketahui meminta uang iuran uang pramuka kepada orang tua murid yang anaknya lolos PPDB 2022.

(dir/mso)