Bunuh Dua Wanita, Nelayan Sadis Seret Jasad Korban ke Laut Sukabumi

Bunuh Dua Wanita, Nelayan Sadis Seret Jasad Korban ke Laut Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Rabu, 22 Jun 2022 18:17 WIB
Garis polisi terpasang di warung tempat penemuan mayat wanita di Sukabumi
Garis polisi terpasang di warung tempat penemuan mayat wanita di Sukabumi (Foto: Istimewa)
Sukabumi -

Polisi membeberkan fakta kenapa jasad salah satu korban pembunuhan di Ujunggenteng, Kabupaten Sukabumi yakni Aisyah (54) ditemukan mengambang di laut oleh nelayan, sementara jasad Adelia alias Adel (18) ditemukan tergeletak di pasir.

Kasatreskrim AKP I Putu Asti Hermawan mengatakan korban Aisyah dibunuh pelaku setelah memergoki pelaku melakukan penusukan kepada korban Adel. Korban Aisyah berteriak meminta tolong, pelaku dengan cepat mendekati Aisyah dan berusaha menusuk perutnya menggunakan pisau.

"Pelaku berusaha menusuk korban Aisyah, namun saat itu pisau yang dipakainya licin sehingga malah melukai tangannya sendiri. Pelaku lalu menyeret tubuh Aisyah ke arah laut dan menyelupkan kepala korban berkali-kali hingga korban meninggal dunia," kata Putu kepada detikJabar, Rabu (22/6/2022).


Dikatakan Putu, saat itu waktu menunjukkan antara pukul 01.00 WIB - 02.00 WIB dinihari, Senin (20/6). Perairan Ujunggenteng dalam keadaan pasang. Jarak antara cafe dengan bibir pantai hanya sejauh beberapa meter.

"Kondisi saat kejadian air laut pasang, ke pantai itu hanya sekitar 2 sampai 3 meteran. Tubuh Aisyah dibiarkan tergeletak dan terbawa ombak, sampai kemudian ditemukan sejauh 3 kilometer dari lokasi kejadian di perairan Ujunggenteng dan ditemukan oleh nelayan," cerita Putu.

Tidak hanya Aisyah, tubuh Adel juga sempat tergenang air laut. Namun gadis 18 tahun tidak terbawa ombak dan tergeletak tidak jauh dari cafe. Pisau yang terjatuh akibat licin juga ditemukan tidak jauh dari tubuh Adel.

"Pisaunya ditemukan di pasir saat kita melakukan olah tempat kejadian perkara," imbuh Putu.

Diketahui, jasad Aisyah ditemukan mengambang pada Senin (20/6) pagi oleh nelayan Ujunggenteng, tidak lama warga juga geger dengan penemuan tubuh Adel yang tergeletak bersimbah darah.

Ceceran darah dari dalam penginapan hingga cekungan di pasir yang sejak awal diduga bekas menyeret korban juga masih terlihat pada hari itu. Hanya selang dua hari kemudian pelaku SS berhasil diamankan.

Diberitakan, mayat 2 orang perempuan ditemukan warga di Kampung Katapang Condong, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Satu mayat ditemukan terapung di perairan Ujunggenteng, sementara lainnya ditemukan tergeletak di pinggir pantai.

Informasi dihimpun, mayat pertama ditemukan oleh nelayan di perairan. Korban mengambang dengan posisi telungkup, mayat itu langsung dikenali, perempuan inisial A yang diketahui sebagai pemilik kafe di pesisir pantai.

"Pagi tadi sekitar jam 05.00 WIB, ditelepon nelayan katanya pak ketua ada mayat. Saya langsung minta untuk dievakuasi, nelayan tetap di lokasi. Sekitar jam 06.00 WIB, saya pakai perahu untuk evakuasi mayat perempuan itu," kata Asep Jeka, ketua kerukunan nelayan setempat kepada detikJabar, Senin (20/6/2022).

(sya/yum)