Round-Up

Yosep Terancam 15 Tahun Bui Usai Sebar Video Mesum Bareng Mantan

Tim detikJabar - detikJabar
Kamis, 19 Mei 2022 18:32 WIB
Gambar ilustrasi soal video viral nan mesum. (Danu Damarjati/detikcom)
Foto: Gambar ilustrasi soal video viral nan mesum. (Danu Damarjati/detikcom)
Tasikmalaya -

Seorang pria bernama Yosep (20) di Tasikmalaya, Jawa Barat harus berurusan dengan polisi. Yosep ditangkap setelah menyebarkan video mesum dirinya dengan mantan kekasih di media sosial.

Aksi nekat Yosep didasari rasa sakit hati karena sang kekasih yang meminta mengakhiri hubungan asmara keduanya. Hal itu membuat Yosep kecewa dan nekat menyebarkan video mesum.

Tak hanya itu, Yosep juga mengaku marah dengan mantan kekasihnya yang sering mengunggah foto pria lain di aplikasi percakapan.


"Iya pak, sakit hati," kata Yosep di Mapolres Tasikmalaya, Kamis (19/5/2022).

Yosep dan sang mantan kekasih sekaligus korban ternyata sudah bertunangan. Namun, meski belum diikat dalam pernikahan, keduanya sudah melakukan hubungan layaknya suami istri.

Yosep mengaku sudah lima kali menyetubuhi korban. Lokasi yang dijadikan tempat memadu kasih itu ada di dua tempat berbeda, rumah Yosep dan rumah sang mantan.

"Sudah lima kali berhubungan badan di rumah saya, juga di rumah tunangan saya saat menginap," ucapnya.

Mantan kekasih yang baru berusia 16 tahun itu pun memenuhi keinginan Yosep. Hal itu tak lain karena bujuk rayu pria yang berprofesi sebagai sopir truk itu.

Dalam salah satu kesempatan, Yosep secara sengaja merekam aksinya menyetubuhi korban. Hingga akhirnya video itu jadi 'senjata' Yosep untuk melawan sakit hatinya.

Soal aksinya senyap merekam video, Yosep mengaku sengaja melakukannya. Aksi itu dilakukan tanpa sepengetahuan sang mantan kekasih.

"Lalu sempat divideo dan disebarkan," jelas Yosep.

Video itu benar-benar jadi senjata untuk membalas sakit hati pada sang mantan yang akhirnya meminta putus. Sialnya, video itu juga jadi senjata makan tuan. Yosep kini mendekam di sel tahanan usai menyebar video mesum.

Sementara itu Kanit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya Aiptu Josner mengungkap alasan lain pelaku. Yosep kesal karena orang tuanya meminta hubungan cinta dengan korban diakhiri.

"(Karena) sering bertengkar, diminta putus sama bapak pelaku. Sontak pelaku marah dan nekat menyebarkan video hubungan intim dengan korban," jelas Josner.

Akibat aksi nekatnya menyebarkan video mesumnya, orang tua korban melaporkan Yosep ke polisi. Tak lama berselang, pelaku ditangkap dan kini mendekam di sel tahanan untuk mengikuti proses hukum.

Akibat perbuatannya, Yosef melanggar Pasal 81 UU RI No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan anak dengan ancaman pidana penjara 15 tahun. Sementara kasus penyebaran konten fornograpinya masih didalami polisi.

"Ancaman hukumnya 15 tahun penjara melanggar undang undang perlindungan anak. Kalau soal konten pornograpinya kami masih terus mendalaminya," tutur Josner.

(bba/mso)