Round Up

Babak Baru Demo Ricuh GMBI hingga Ancaman Pasal Berlapis

Dony Indra Ramadhan - detikJabar
Rabu, 18 Mei 2022 19:30 WIB
GMBI Ricuh di Mapolda Jabar
GMBI Ricuh di Mapolda Jabar. (Foto: istimewa)
Bandung -

Belasan anggota LSM GMBI dihantui hukuman berat. Sebab, mereka dijerat pasal berlapis atas aksi demo ricuh di Mapolda Jabar.

Aksi demo berujung ricuh itu berlangsung di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, 27 Januari 2022. Massa berdemo berkaitan dengan insiden kematian anggota GMBI di Karawang.

Sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan itu dibacakan dalam sidang yang digelar secara virtual di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung pada Rabu (18/5/2022).


Adapun ke-13 terdakwa yakni M Fauzan Rahman, Asep Rahmat, Ganda Purnama, Moh Mashur alias Abah, Ir Mulawarman, Wendy Napitupulu, Toni Syaripudin Hidayat, Siin, Syafaat, Chepy, Gugun Gunawan, Warmah dan Setia Bambang Irawan. Mereka menjalani sidang secara virtual.

"Bahwa para terdakwa dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang," ucap Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar Hayomi Saputra saat membacakan dakwaan.

Para terdakwa dijerat pasal berlapis atas perbuatannya itu. Pasal berlapis tersebut tertuang dalam lima dakwaan yang menjerat para terdakwa. Adapun para terdakwa dijerat dengan Pasal 160 ayat (1) KUHPidana Jo Pasal 56 ke-2 KUHP sebagaimana dakwaan pertama.

Kemudian Pasal 406 ayat (1) KUHPidana Jo Pasal 56 ke-2 KUHP dalam dakwaan kedua, Pasal 170 ayat (1) KUHPidana Jo Pasal 56 ke-2 dalam dakwaan ketiga.

Terdakwa juga dikenakan pasal lainnya yakni Pasal 93 UU Nomor 6 tahun 2017 tentang kekarantinaan kesehatan Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 dan Pasal 14 ayat (1) UU nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1.

Awal mula aksi mereka terungkap. Awalnya, mereka hendak melakukan aksi demo pada 27 Januari 2022 di depan Mapolda Jabar dengan tuntutan terkait kematian anggota GMBI di Karawang.

Jaksa mengungkap narasi orasi yang diucapkan oleh anggota GMBI yang juga jadi terdakwa di antaranya orasi dari Moch Mashur alias Abah, Ganda Purnama, Ir Mulawarman, Wendy Napitupulu dan Toni Syaripudin Hidayat jadi pemicu.

"Bahwa setelah mendengar orasi-orasu tersebut, massa GMBI yang ada di depan Polda Jabar menjadi tidak terkendali," ucap Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jabar Hayomi Saputra.

Massa yang tak terkendali kemudian berubah menjadi beringas. Massa lantas melakukan pelemparan-pelemparan berupa batu, botol mineral hingga pecahan keramik. Aksi pelemparan itu dilakukan oleh Siin, Syafaat, Chepy, Gugun Gunawan dan Warmah yang juga jadi terdakwa dalam perkara ini.

"Pelemparan ditujukan terhadap beberapa anggota kepolisian yang saat itu sedang melakukan pengamanan situasi aksi unjuk rasa LSM GMBI," tutur Jaksa.



Simak Video "Momen Anggota DPRD Garut Ngamuk, Gebrak Meja-Banting Mic saat Rapat"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/tey)