Ogah Bicara Politik, Habib Bahar: Banyak Pengkhianat!

Dony Indra Ramadhan - detikJabar
Selasa, 19 Apr 2022 14:18 WIB
Habib Bahar bin Smith menolak dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU). Bahar akan melawan melalui eksepsi, Selasa, 5/4/2022.
Habib Bahar bin Smith (Foto: Wisma Putra)
Bandung -

Habib Bahar bin Smith enggan berbicara soal politik di Indonesia hingga pemilu. Dia menganggap banyak pengkhianat terkait urusan politik.

"Saya tidak ada tanggapan soal pemilu. Saya tidak ada tanggapan apapun. Saya tidak mau ikut campur," ucap Bahar usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Selasa (19/4/2022).

Bahar diadili atas kasus penyebaran berita bohong saat ceramah di Bandung. Sebagaimana dakwaan jaksa, Bahar berceramah soal Maulid Nabi dan kaitannya dengan Habib Rizieq Shihab serta kematian 6 laskar FPI.


Kembali ke tanggapan pemilu. Bahar yang enggan menanggapi itu langsung berjalan menuruni anak tangga. Akan tetapi, sambil berjalan dia berbicara lagi.

"Banyak pengkhianat-pengkhianat. Pemilu politik apapun saya tidak mau ikut campur, saya bela rakyat," kata dia.

Sebelumnya, Jaksa penuntut umum (JPU) menjawab nota keberatan atau eksepsi Habib Bahar bin Smith. Jaksa menilai eksepsi yang diajukan Bahar tak beralasan dan meminta hakim menolak eksepsi tersebut.

Jawaban atas eksepsi tersebut disampaikan jaksa penuntut umum yang diketuai Suharja dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung pada Selasa (19/4/2022).

"Pada kesempatan ini kami berkesimpulan bahwa permohonan penasihat hukum yang diajukan dalam eksepsi tidak beralasan dan oleh karena itu, kami berpendapat permohonan tersebut seyogyanya ditolak," ujar jaksa.

(dir/yum)