Potret Perang Tomat yang Hidup Lagi Setelah 'Mati Suri' 6 Tahun di Lembang

Foto Jabar

Potret Perang Tomat yang Hidup Lagi Setelah 'Mati Suri' 6 Tahun di Lembang

Whisnu Pradana - detikJabar
Sabtu, 27 Jun 2026 07:30 WIB

Bandung - Perang tomat kembali menghibur warga Kampung Cikareumbi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat setelah mati suri selama 6 tahun lamanya.

Keseruan Perang Tomat di Lembang yang Vakum 6 Tahun Lamanya
Sejak Jumat (26/6/2026) siang, ribuan orang tumplek menantikan gelaran Rempug Tarung Adu Tomat dimulai.
Perang Tomat di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (26/6/2026)
Panitia penyelenggara menyediakan 1,5 ton tomat afkir yang menjadi peluru dalam tradisi tersebut. Euforia begitu terasa dari semangatnya peserta melemparkan tomat tanpa tahu siapa sasarannya
Perang Tomat di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (26/6/2026)
Setelah perang tomat usai peserta dan panitia buru-buru membersihkan sisa tomat yang nantinya akan diolah menjadi pupuk kompos.
Perang Tomat di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (26/6/2026)
Perang tomat sendiri lahir tahun 2011 lalu, sebagai simbol protes petani atas murahnya harga tomat ke tengkulak yang cuma Rp500 per kilogram
Potret Perang Tomat yang Hidup Lagi Setelah Mati Suri 6 Tahun di Lembang
Potret Perang Tomat yang Hidup Lagi Setelah Mati Suri 6 Tahun di Lembang
Potret Perang Tomat yang Hidup Lagi Setelah Mati Suri 6 Tahun di Lembang
Potret Perang Tomat yang Hidup Lagi Setelah Mati Suri 6 Tahun di Lembang
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads