Deru mesin kendaraan yang menanjak di sepanjang Jalan Raya Cigugur menjadi awal dari sebuah perjalanan menuju ketenangan. Di kanan dan kiri jalan, lebatnya hutan pinus mulai menyapa, menyuguhkan gradasi hijau yang menyegarkan mata, bersanding dengan panorama perbukitan yang perlahan membuka cakrawala perkotaan dari ketinggian.
Bagi mereka yang merindukan suasana berkemah di pelukan Gunung Ciremai namun enggan direpotkan dengan urusan bongkar-pasang tenda, Glamping Talaga Surian di Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, hadir sebagai jawaban. Begitu melewati deretan pedagang lokal, sebuah papan nama bertuliskan 'Talaga Surian Camp Park' berdiri tegak di area perbukitan, menandai pintu masuk menuju oase sejuk di tanah Kuningan.
Udara pegunungan yang menusuk kulit seketika terasa saat kaki melangkah masuk. Di area atas, sebuah bangunan kayu ikonik menjadi titik awal bagi pengunjung untuk memilih tempat beristirahat. Sebanyak 41 unit tenda glamping telah tertata rapi, lengkap dengan area duduk di depannya-sebuah sudut favorit untuk sekadar menyesap kopi sambil memandang alam.
Berada di sini adalah tentang merayakan perubahan suasana alam. Saat cuaca sedang bersahabat, hamparan Waduk Darma akan terlihat berkilau di kejauhan. Sore hari menawarkan dramatisasi matahari tenggelam di balik rimbunnya pinus, sementara malam hari menyuguhkan panggung gemerlap lampu kota yang romantis. Saat fajar menyapa, giliran kabut tebal yang menyelimuti hutan, menciptakan suasana magis khas pegunungan.
Ilham, pengelola Glamping Talaga Surian, mengungkapkan bahwa konsep yang mereka tawarkan memang mengedepankan kenyamanan tanpa menghilangkan esensi berkemah. Tarif yang dipatok pun cukup kompetitif, menyasar wisatawan yang mendambakan fasilitas lengkap namun tetap ramah di kantong. Setiap tenda mampu menampung hingga empat orang.
"Kalau yang Rp250.000 itu paket camping yang sederhana. Dapetnya ada tenda, terus colokan, plus matras. Kalau pengen naik ke premium, di kisaran Rp350.000. Itu sudah dapat sarapan seperti nasi goreng, atau ada tambahan lain kayak puyo, terus roti bakar, terus ada teh hangat juga buat minum. Paling mahal Rp 800.000, paket komplit, ada kursi outdoor, ada meja outdoor, ada coffee break juga. Fasilitasnya yang pokoknya ada kasur, bantal, selimut, colokan, plus dapat sarapan," tutur Ilham belum lama ini.
Tak hanya soal tidur di dalam tenda, kawasan ini juga dilengkapi fasilitas penunjang yang mumpuni, mulai dari musala, toilet bersih, hingga area parkir yang lapang. Bagi mereka yang tak bisa diam, jalur hiking dan lintasan trail run tersedia untuk mengeksplorasi luasnya kawasan Talaga Surian. Tempat ini beroperasi setiap hari hingga pukul 23.00 WIB.
"Bisa hiking, trail run, banyaknya tuh di sini tuh. Kalau trail run biasanya ke arah Curug nanti ya, jalan-jalan lagi.Buka tiap hari, nggak ada libur. Weekday, weekend. Kalau di sini buat reservasi mah sampai pukul 11 malam juga masih diterima, kayak yang mau OTS. Apalagi di tahun baru, bookingan tuh dari mulai sekarang udah ada yang masuk, udah penuh," tutur Ilham.
Daya tarik Talaga Surian memang sulit ditolak. Yanto, salah satu pengunjung yang datang bersama rekan-rekannya, mengaku betah berlama-lama karena atmosfernya yang menenangkan. Baginya, bercengkerama di tengah udara sejuk adalah cara terbaik untuk melepas penat.
Hal senada diungkapkan oleh Ghana. Selain faktor keindahan alam, aksesibilitas yang mudah menjadi nilai tambah tersendiri bagi destinasi ini. Lokasinya yang berada di tepi jalan utama memudahkan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk menjangkaunya tanpa kendala berarti.
"Adem disini. Sejuk tapi nggak terlalu dingin. Pemandangannya juga bagus bisa lihat waduk Darma, kalau malam malah bisa lihat gemerlapnya lampu kota. Lokasinya dekat sama jalan juga," pungkas Ghana.
Simak Video "Keindahan Alam dari Puncak Gunung Tilu, Kuningan"
(dir/dir)