Kebakaran Gunung Ciremai Meluas hingga ke Majalengka

Fahmi Labibinajib - detikJabar
Jumat, 23 Okt 2026 08:52 WIB
Ilustrasi api. (Foto: Getty Images/wirot pathi)
Kuningan -

Kebakaran lahan dan hutan di Gunung Ciremai semakin meluas. Kebakaran yang mulai terjadi di Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Rabu malam (21/10/2026) pukul 20.44 WIB, kini mulai memasuki wilayah Kabupaten Majalengka.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan titik api mulai muncul di area perbukitan. Dalam rekaman tersebut disebutkan bahwa api sudah menyebar dari Blok Cidulang, Kuningan, ke Blok Masawah, Majalengka.

"Pantauan dari Bukit Seribu Bintang, titik api dari saya berdiri ini sangat jauh, lumayan sangat jauh. Blok Cidulang juga terlihat ada kepulan asap dan api yang sangat besar. Dan ini sangat besar sekali, sudah masuk daerah Majalengka di persimpangan Masawah, Blok Masawah. Jadi sambung-menyambung ini dari Kuningan ke Majalengka menyebar sangat cepat," tutur suara dalam video tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Indra Bayu, membenarkan bahwa kebakaran hutan sudah mulai merembet ke area Majalengka sejak semalam dan sedang dilakukan pemadaman. Hingga pagi ini, pihaknya masih terus melakukan pemantauan sejauh mana api tersebut menyebar.

"Betul itu, selain di area Kuningan juga di Majalengka juga terjadi kebakaran dan sedang dalam proses pemadaman oleh tim gabungan rekan rekan dari BPBD Majalengka. Cuman untuk update hari ini kita akan gali informasinya lebih lanjut," tutur Indra, Jumat (23/10/2026).

Sementara itu, Ketua Masyarakat Peduli Api (MPA) Silihwangi Majakuning, Nandar Juniar Arif, juga membenarkan api sudah mulai menyebar ke wilayah Majalengka. Ia memaparkan kebakaran yang awalnya ada di Grid 15 M Resor Pasawahan, Kabupaten Kuningan, kini sudah mulai menyebar ke area Gunung Dulang dan Tagog Anjing yang berbatasan langsung dengan Blok Masawah, Kabupaten Majalengka, sejak Kamis malam (22/10).

Angin kencang serta banyaknya lahan kering menjadi penyebab kebakaran tersebut cepat meluas hingga ke Majalengka.

"Malam ini kita lagi mengantisipasi kebakaran yang di seputaran Gunung Ciremai yang ada di daerah Gunung Dulang dan Tagog Anjing. Ini sekarang api sudah merambat ke area Majalengka. Karena blok Gunung Dulang tuh kering jadi mudah terbakar," tutur Nandar, Kamis (22/10/2026).

Untuk mencegah api terus membesar, tim gabungan membagi personel ke beberapa titik strategis guna membendung laju api agar tidak semakin turun ke bawah.

"Kita di sini berposko di Pos Bukit 1000 Bintang dan tim yang sudah masuk ke Gunung Dulang ada 10 orang yang dipimpin oleh Pak Dodo, dan yang di Tagog Anjing ada KTH Wanakarya dan KTH Payung serta pendakian dan BTNGC yang dipimpin oleh Pak Oman. Dan yang di Situmpuk ada KTH Wanakarya dengan kekuatan personel 20 orang lebih yang mengantisipasi api turun ke bawah," tutur Nandar.

Selain itu, pihaknya akan membangun pos serta camp lapangan demi menyokong kebutuhan logistik tim yang bertugas.

"Kita sudah berjibaku dari malam kemarin dan sekarang juga mungkin kita bermalam lagi di BSBI dan mereka yang di Gunung Dulang akan bikin camp di Gunung Dulang dan kita akan support logistik ke sana untuk mereka," tutur Nandar.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat kunjungan ke area hutan Gunung Ciremai yang terbakar memaparkan bahwa pemerintah akan segera menurunkan helikopter untuk melakukan pemadaman di area Gunung Ciremai yang masih terbakar. Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu menjaga alam seperti menjaga diri sendiri.

"Saya berkomunikasi dengan Pak Wamenhan dengan jajaran TNI AU, akan segera diturunkan heli untuk melakukan pemadaman melalui water bombing. Mari kita jaga alam secara bersama. Alam adalah diri kita, maka perlakukanlah alam sebagaimana kita memperlakukan diri kita sendiri," pungkas Dedi.




(orb/orb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork