Ketenangan di Desa Ciporang, Kecamatan Maleber, mendadak pecah pada Selasa (20/10/2026). Seekor biawak sepanjang satu meter memutuskan untuk 'bertamu' ke kediaman Nani (51) tanpa diundang. Kehadiran reptil besar ini sontak memicu kegaduhan di tengah teriknya matahari sekitar pukul 11.15 WIB.
Awalnya, seorang tetangga melihat hewan liar tersebut merayap santai melewati pintu depan rumah Nani. Kabar itu cepat menyebar, memancing penghuni rumah dan warga sekitar untuk mencoba mengusirnya secara mandiri.
Namun, si biawak tampaknya punya rencana lain. Alih-alih kembali ke habitat asalnya, ia justru merayap naik dan menempel erat di dinding bagian dalam rumah, tepat di sela-sela tumpukan perkakas.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kuningan, Andri Arga Kusuma, menceritakan bagaimana kepanikan itu bermula.
"Menurut keterangan Ibu Nani selaku pelapor, biawak pertama kali dilihat oleh tetangganya masuk ke rumahnya lewat pintu depan. Pelapor dan tetangganya mencoba mengusirnya, namun biawak tidak mau pergi dari dalam rumah. Khawatir membahayakan, akhirnya pelapor menghubungi Call Center UPT Damkar Kuningan untuk meminta bantuan mengevakuasi atau menangkap biawak tersebut," tutur Arga.
Tak butuh waktu lama bagi empat personel Damkar Kuningan untuk tiba di lokasi. Pemandangan di dalam rumah cukup menegangkan, predator air itu masih bergeming, mencengkeram tembok dengan kuat. Petugas harus ekstra waspada mengingat ukuran tubuhnya yang mencapai satu meter dan posisinya yang menempel sangat kuat di area yang sempit.
Setelah berjibaku selama sekitar 10 menit dengan penuh kehati-hatian, ketegangan itu akhirnya berakhir. Petugas berhasil mengamankan biawak tersebut tepat pukul 11.50 WIB. Diduga kuat, hewan ini merayap masuk dari kolam yang terletak tepat di samping rumah Nani.
"Biawak menurut yang punya rumah berasal dari kolam pinggir rumah, biawak datang baru pertama kali, serta panjang sekitar 100 sentimeter. Jika tidak dievakuasi atau ditangkap, dikhawatirkan biawak membahayakan penghuni rumah. Sekitar 10 menit proses evakuasinya sekitar pukul 11.50 WIB," pungkas Arga.
Meski evakuasi berjalan lancar tanpa ada korban, pihak Damkar tetap mengingatkan warga agar selalu waspada terhadap potensi masuknya hewan liar ke area permukiman. Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat atau evakuasi hewan, Call Center UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan selalu terbuka di nomor (0232) 871113 atau 081322698881.
Simak Video "Video: Macan Tutul Masuk Rumah di Pacet Bandung"
(dir/dir)