Viral Hiburan di Halaman Masjid Tasikmalaya, Panitia Minta Maaf

Viral Hiburan di Halaman Masjid Tasikmalaya, Panitia Minta Maaf

Deden Rahadian - detikJabar
Kamis, 24 Sep 2026 16:47 WIB
Permintaan maaf warga yang buat hiburan di halaman masjid Tasikmalaya
Permintaan maaf warga yang buat hiburan di halaman masjid Tasikmalaya (Foto: Istimewa).
Tasikmalaya -

Warga Tasikmalaya dihebohkan dengan beredarnya video hiburan di halaman masjid usai acara Maulid Nabi. Video yang viral di media sosial ini memicu reaksi keras dari masyarakat hingga akhirnya pihak panitia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

Video berdurasi 34 detik tersebut berlokasi di Kampung Cikawung, Desa Girimukti, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya. Dalam rekaman itu, terlihat dua penyanyi perempuan tampil di atas panggung, lengkap dengan aksi saweran dan pria yang ikut berjoget.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan, salah satu penyanyi tampak berada di area teras masjid. Peristiwa ini disebut terjadi setelah rangkaian acara Maulid Nabi selesai pada malam Senin, 20 September 2026.

Video tersebut menuai sorotan tajam karena dianggap tidak pantas dilakukan di lingkungan rumah ibadah. "Asa aya lieuran," tulis akun Instagram Sohibul_Maliq Na.

ADVERTISEMENT

Menanggapi kegaduhan tersebut, Polsek Bojonggambir bersama Muspika melakukan klarifikasi pada Rabu (23/9/2026) pukul 12.30 WIB.

Pasca kejadian, pihak Polsek Bojonggambir, Pemerintah Kecamatan Bojonggambir, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat mengumpulkan panitia serta pengisi acara pada Kamis (25/9). Pihak berwenang memastikan bahwa acara hiburan tersebut dilakukan setelah peringatan Maulid Nabi selesai dan bukan merupakan bagian dari rangkaian acara keagamaan tersebut.

Panitia kegiatan, Dadan Murdani, akhirnya menyampaikan permintaan maaf. Pihak panitia berjanji akan mengevaluasi kegiatan serupa agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Kami atas nama seluruh panitia meminta maaf kepada seluruh lapisan masyarakat di Bojonggambir dan Kabupaten Tasikmalaya," kata Dadan dalam video yang diterima detikJabar Kamis (23/9).

Ia mengakui bahwa video tersebut telah meresahkan masyarakat dan berjanji akan melakukan evaluasi internal. "Kami mohon maaf dengan beredarnya video yang tidak pantas sehingga meresahkan seluruh masyarakat," ujarnya.

Permintaan maaf juga datang dari grup musik yang tampil, Antasalam. Perwakilannya, Soleh Efendi, mengaku khilaf atas kejadian tersebut.

"Saya meminta maaf kepada seluruh warga Kecamatan Bojonggambir atas beredarnya video yang tidak pantas dalam acara tersebut. Saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi," kata Soleh.

Ketua MUI Desa Girimukti, Miftah Parid, turut menyampaikan permohonan maaf dan memastikan kejadian serupa tidak akan terulang di masa depan.

"Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, terutama kepada aparatur pemerintah, keamanan, atau siapa pun yang merasa terganggu dengan kejadian itu. Insyaallah ke depannya kami tidak akan mengulangi hal seperti ini," kata Miftah.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: 61 Perahu Hias Tradisional Rayakan Maulid di Maros"
[Gambas:Video 20detik] (mso/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads