Kobra Patuk Kaki Lansia di Kuningan, Korban Dilarikan ke RS

Kobra Patuk Kaki Lansia di Kuningan, Korban Dilarikan ke RS

Fahmi Labibinajib - detikJabar
Senin, 21 Sep 2026 10:55 WIB
Proses evakuasi ular kobra yang patuk lansia di Kuningan
Proses evakuasi ular kobra yang patuk lansia di Kuningan (Foto: Istimewa)
Kuningan -

Seekor ular kobra masuk ke dalam rumah dan mematuk kaki warga di Desa Legok, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami bengkak pada kaki dan harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kuningan, Andri Arga Kusuma, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (20/9/2026) malam. Kala itu, ular pertama kali diketahui oleh penghuni rumah yang merupakan seorang lansia, Sanuhi (60), saat hendak keluar rumah. Namun, sesampainya di dekat pintu rumah, Sanuhi malah bertemu dengan ular kobra yang langsung mematuk jempol kaki Sanuhi dan mengakibatkan bengkak pada kaki.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Selain itu, tetangga korban langsung melaporkan kejadian kepada Damkar Kuningan untuk meminta bantuan evakuasi.

"Menurut keterangan bapak Wawan, pelapor, sekitar jam delapan malam pada saat bapak Sanuhi yang merupakan korban, mau keluar rumah ular kobra Jawa sudah ada di dalam rumah dekat pintu, kemudian ular mematuk jempol kaki kiri korban. Dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan korban langsung dibawa oleh keluarganya ke RS Mitra Husada. Kondisi korban terakhir jam 12 malam di IGD RS 45 sedang dalam penanganan, kakinya mulai agak bengkak," tutur Arga, Senin (21/9/2026).

ADVERTISEMENT

Damkar Kuningan langsung menerjunkan tiga anggotanya ke lokasi kejadian. Sesampainya di lokasi, ular sudah berada di area gudang rumah. Menurut Arga, untuk bisa mengevakuasi ular kobra tersebut, petugas harus memindahkan barang-barang yang ada di dalam gudang terlebih dahulu.

Setelah berjibaku selama 10 menit, akhirnya ular kobra Jawa dengan panjang sekitar 50 sentimeter tersebut berhasil dievakuasi. Hingga kini, meski masih dalam perawatan, korban sendiri kondisinya semakin membaik.

"Hambatannya ular masuk ke gudang, sehingga anggota harus memindahkan barang-barang untuk menangkap ular tersebut. Panjangnya sekitar 50 sentimeter. Kondisi korban baik tidak ada keluhan. Tadi jam 8 katanya baru disuntik lagi sekarang lagi nunggu hasilnya," pungkas Arga.

Terkait kejadian tersebut, Damkar Kuningan mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kebersihan serta menutup seluruh lubang yang bisa menjadi tempat ular masuk. Menurutnya, ular masuk permukiman karena beberapa penyebab seperti mencari tikus atau serangga, mencari tempat yang hangat dan lembap untuk berlindung, serta adanya celah atau lubang kecil yang memudahkan ular masuk.

(iqk/iqk)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads