Embung 4.000 Liter Jadi Benteng Api di Gunung Ciremai

Fahmi Labibnajib - detikJabar
Selasa, 15 Sep 2026 12:31 WIB
Pembangunan embung di puncak Cirema (Foto: Istimewa).
Kuningan -

Ada banyak cara untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan di Gunung Ciremai. Salah satunya adalah dengan membangun embung atau tempat penyimpanan air di titik hutan yang rentan terjadi kebakaran.

Siang itu, di tengah teriknya sinar matahari yang melanda Kebun Raya Kuningan, Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, tampak para petani yang setiap hari menggantungkan hidupnya di hutan sedang mempersiapkan diri untuk membangun embung di sekitar kawasan Bukit Seribu Bintang dengan ketinggian mencapai 1.000 mdpl.

Ketua Paguyuban Kelompok Tani Hutan Siliwangi Majakuning, Nandar Juniar Arif, memaparkan ada beberapa alasan mengapa kawasan Bukit Seribu Bintang dipilih sebagai tempat pembuatan embung, seperti kondisi vegetasi kawasan yang didominasi ilalang dan sudah mulai mengering akibat kemarau, sehingga mudah untuk terbakar.

Adanya catatan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang hebat pada tahun 2018 dan 2019 lalu di kawasan tersebut, yang bahkan merembet hingga ke area puncak Gunung Ciremai dan membakar banyak tanaman endemik, juga menjadi alasan mengapa daerah tersebut dipilih sebagai tempat pembuatan embung.

"Vegetasi yang di sana itu banyak kaso-kaso, terus ilalang-ilalang yang udah pada cokelat, mengering kan itu. Aduh, ngeri banget itu. Itu cukup hebat, sampai puncak katanya. Bekas kebakarannya ya cukup luas, banyak area terbuka. Padahal banyak tanaman endemiknya di sana. Itu sekitar tahun 2018 dan 2019 terjadinya," tutur Nandar, Selasa (15/9/2026).

Simak Video "Video Titik Panas Karhutla Kalimantan Melonjak, Kalteng Paling Parah "


(mso/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork