Warung Makan di Indramayu Ludes Terbakar, Diduga Akibat Bakar Sampah

Warung Makan di Indramayu Ludes Terbakar, Diduga Akibat Bakar Sampah

Burhannudin - detikJabar
Jumat, 04 Sep 2026 11:38 WIB
Petugas damkar memadamkan api di sebuah warung milik warga di Kandanghaur Indramayu.
Petugas damkar memadamkan api di sebuah warung milik warga di Kandanghaur Indramayu. (Foto: istimewa)
Indramayu -

Sebuah warung makan di Blok Sumbermas, Desa Ilir, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, ludes terbakar pada Jumat (4/9/2026) pagi. Insiden yang terjadi sekitar pukul 05.35 WIB ini diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) segera bergerak setelah menerima laporan pada pukul 05.55 WIB. Regu 2 Damkar Pos Patrol dikerahkan dan tiba di lokasi sekitar pukul 06.15 WIB untuk menjinakkan si jago merah.

"Setibanya di lokasi, kami langsung melakukan penanganan dan pemadaman api. Proses pemadaman dimulai sekitar pukul 06.17 WIB dan berhasil diselesaikan sekitar pukul 07.00 WIB," ujar Komandan Regu 2 Damkar Pos Patrol, Arih Ropianto, kepada detikJabar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam upaya pemadaman, petugas menempuh jarak sekitar 14 kilometer dengan total waktu penanganan selama 43 menit. Proses evakuasi dan pemadaman juga dibantu oleh warga sekitar yang sigap di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

Warung tersebut diketahui milik Nanang Saad, yang juga bertindak sebagai pelapor musibah ini. Akibat kebakaran tersebut, kerugian materiil yang dialami pemilik ditaksir mencapai Rp24 juta.

Saat ini, petugas telah memastikan api sepenuhnya padam dan area sekitar dinyatakan aman. Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi warga untuk lebih waspada dan tidak sembarangan membakar sampah, terutama di waktu pagi saat kondisi lingkungan rentan memicu penyebaran api.



(dir/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads