Umar Siddik (55), warga Desa Purwasari, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, yang sempat hilang usai turun dari bus di Cirendang, akhirnya ditemukan di daerah Palimanan, Cirebon. Kabar ini dikonfirmasi langsung kakak korban, Sairin.
Sairin memaparkan adiknya ditemukan pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 21.00 WIB setelah pencarian selama lima hari. Umar ditemukan oleh seorang perangkat Desa Ciawi, Palimanan, yang kemudian melaporkan temuan tersebut kepada perangkat Desa Purwasari, Kuningan. Saat ditemukan, Umar tengah berada di area masjid desa setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketemu tadi malam sekitar jam 9 malam di daerah Palimanan Cirebon. Yang nemuin katanya sama mandor sama aparatur desa Ciawi Palimanan. Aparatur desa telpon ke bihi desa saya di kampung Purwasari kemudian diurus sama haji Muhidin tetangga rumah saya. Ditemukan di area masjid, meski alami linglung tapi saat diajak ngobrol mungkin nyambung dan ngasih tahu alamatnya," tutur Sairin, Sabtu (22/8/2026).
Sairin menjelaskan, meski ditemukan dalam kondisi selamat, adiknya langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis karena kondisi kesehatannya yang terganggu. Ia juga mengapresiasi berbagai pihak yang telah membantu menyebarkan informasi kehilangan tersebut.
"Sekarang sudah dibawa ke rumah sakit untuk berobat. Alhamdulillah sudah ditemukan terimakasih juga atas bantuannya," tutur Sairin.
Sebelumnya, Umar Siddik dikabarkan hilang saat menempuh perjalanan dari Jakarta menuju Kuningan pada Senin (17/8/2026). Umar yang sehari-hari berdagang di Jakarta itu berniat pulang ke kampung halaman untuk berobat karena kondisi kesehatannya yang mulai menurun.
Namun, setibanya di titik pemberhentian Cirendang, Kuningan, sekitar pukul 07.00 WIB, Umar justru turun lebih awal tanpa sepengetahuan awak bus. Saat itu kondektur tengah sibuk melayani penumpang lain, sehingga tidak menyadari korban telah meninggalkan bus dan kemudian menghilang.
"Adik saya sakit, hilang ingatanya kambuh pas di Jakarta. Terus sama abangnya dianterin pulang, dititipin ke kondektur mobil bus jurusan Kuningan. Pas kondektur lagi nurunin penumpang, itu adik saya ikut turun nggak ketahuan yang ngejagain. Kondektur lagi nurunin bagasi. Di posisi terakhir di mobil masih ada katanya. Pas sudah dekat nggak ketahuan, sudah turun di Cirendang ikut sama yang lain. Namanya hilang ingatan, turun sendiri gitu," tutur Sairin.
Hilangnya Umar Siddik juga dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Kuningan AKP Mugiono. Pihak keluarga tercatat telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kuningan pada Selasa pagi (18/8/2026).
(orb/orb)
