Seorang pria asal Desa Purwasari, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan bernama Umar Sidik (55) dilaporkan hilang misterius usai turun dari bus di kawasan Cirendang, Kuningan. Korban yang merupakan penyintas hilang ingatan ini sedianya menempuh perjalanan dari Jakarta menuju kampung halaman untuk menjalani pengobatan.
Kakak korban, Sairin, memaparkan adiknya berangkat dari Jakarta pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 02.30 WIB menggunakan bus menuju Kuningan. Menurutnya, sang adik sehari-hari bekerja sebagai pedagang di Jakarta. Namun, lantaran kondisi kesehatannya menurun dalam dua hari terakhir, keluarga memutuskan memulangkan korban ke Kuningan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Adik saya sakit hilang ingatanya kambuh pas di Jakarta. Terus sama abangnya dianterin pulang, dititipin ke kondektur mobil bus jurusan Kuningan. Saat itu saya posisinya sudah ada di Kuningan," tutur Sairin, Selasa (18/8/2026).
Menurut keterangan kondektur, korban masih berada di dalam bus saat memasuki wilayah Cirebon. Situasi berubah ketika bus tiba di titik pemberhentian Cirendang, Kuningan, sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, kondektur tengah sibuk melayani penumpang lain, sementara korban justru turun lebih awal tanpa sepengetahuan awak bus lalu menghilang.
Saat dinyatakan hilang, korban mengenakan baju putih dengan ciri-ciri kulit sawo matang, rambut pendek beruban, kumis tipis, dan kerap memakai topi. Sairin menjelaskan, pihak keluarga sebenarnya berencana menjemput korban di Pasar Cimidi untuk langsung dibawa ke Rumah Sakit Sumber Waras guna mendapatkan perawatan medis.
"Pas kondektur lagi nurunin penumpang, itu adik saya ikut turun nggak ketahuan yang ngejagain. Dia (kondektur) lagi nurunin bagasi kan. Di posisi terakhir di mobil masih ada katanya. Saya sudah janjian turunnya mobil itu di Pasar Cimidi. Pas sudah dekat nggak ketahuan, sudah turun di Cirendang ikut sama yang lain. Namanya hilang ingatan, turun sendiri gitu," tutur Sairin.
Pihak keluarga kini telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kuningan. Meski sempat ada titik terang dari informasi warga yang melihat pria dengan ciri-ciri serupa di depan sebuah SPBU, hingga kini keberadaan korban belum ditemukan. Keluarga berharap korban dapat segera ditemukan.
"Saya sudah laporan ke SPKT Polres Kuningan. Kemarin ada info di grup, ada yang nemuin di depan SPBU Sabilul Islam. Tapi sampai sekarang nggak ada, nggak ketemu. Dia jalan ke arah timur," tutur Sairin.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Kuningan AKP Mugiono membenarkan bahwa pihak keluarga yang diwakili kakak korban sudah membuat laporan orang hilang di Polres Kuningan. Menurutnya, laporan tersebut dibuat pada Selasa pagi (18/8/2026).
"Iya betul sudah bikin laporan tadi pagi," kata Mugiono saat dikonfirmasi.
(orb/orb)
