Pria di Kuningan Tewas Tercebur ke Sumur Saat Isi Air

Pria di Kuningan Tewas Tercebur ke Sumur Saat Isi Air

Fahmi Labibinajib - detikJabar
Kamis, 20 Agu 2026 17:01 WIB
Proses evakuasi warga Kuningan yang jatuh ke dalam air
Proses evakuasi warga Kuningan yang jatuh ke dalam air (Foto: istimewa/Damkar Kuningan)
Kuningan -

Seorang pria berinisial A (24) warga Desa Cihaur, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan tewas usai jatuh ke dalam sumur sedalam 18 meter saat sedang mengisi air di sumur depan rumahnya. Sumur yang sempit dan cukup dalam, membuat petugas sempat kesulitan untuk mengevakuasi korban.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kuningan, Andri Arga Kusuma memaparkan bahwa peristiwa tersebut bermula pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Awalnya korban sendiri diketahui jatuh ke sumur oleh kakaknya, Karmila. Kala itu, sang kakak mencari adiknya yang tidak berada di dalam rumah. Saat mencari ke sumur, ia menemukan sebuah senter dan timba air berada di dasar sumur.

Karena sang adik mengidap sakit epilepsi, sang kakak langsung mencurigai bahwa adiknya telah jatuh ke dalam sumur. Karena khawatir, sang kakak kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa setempat, kemudian diteruskan kepada petugas Damkar Kuningan untuk meminta bantuan evakuasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kakak kandung korban menyadari adiknya tidak ada sehingga langsung mencari di sekeliling rumah, lalu didapati senter di dekat sumur dan timba air berada di dasar sumur. Kakak korban mencurigai adiknya masuk sumur karena memiliki gangguan epilepsi. Kakak korban meminta bantuan tetangga dan melaporkan ke perangkat desa setempat lalu menghubungi Damkar Kuningan untuk penanganan," tutur Arga, Kamis (20/8/2026).

ADVERTISEMENT

Mendapatkan laporan tersebut, Damkar Kuningan langsung menerjunkan 7 anggotanya ke lokasi kejadian. Sesampainya di sana, korban masih berada di dalam sumur. Sumur yang terlalu dalam serta sempit membuat petugas sempat mengalami kesulitan untuk mengevakuasi korban.

Namun, setelah berjibaku selama 1 jam lebih dengan menggunakan tali yang dipasangkan ke tubuh korban. Akhirnya, korban berhasil dievakuasi ke atas, namun dalam kondisi meninggal dunia. Menurutnya, korban diduga meninggal dunia karena terjatuh lalu tenggelam saat mengambil air di dalam sumur.

"Cara evakuasi anggota turun ke sumur dan memasangkan tali ke tubuh korban dan ditarik ketas. Hambatannya debit kedalaman air terlalu dalam dan korban berada di dasar. Sumur terlalu sempit dan dalam sehingga petugas harus berhati hati dalam evakuasi. Kedalaman sumurnya sekitar 18 meter.Ia awalnya mau ngambil air, karena yang bersangkutan punya riwayat epilepsi. Selesai evakuasi pukul 13.30," tutur Arga.

Sementara itu, Kapolsek Ciawigebang, AKP Dani Supriadi membenarkan bahwa korban meninggal dunia karena terjatuh di dalam sumur. Menurutnya, saat dilakukan pemeriksaan tidak ada indikasi pembunuhan. Korban memang meninggal usai jatuh ke dalam sumur.

"Jatuh ke sumur lalu meninggal dunia. Nggak ada indikasi pembunuhan," kata Dani saat dikonfirmasi.

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads