Kisah pilu terjadi di Desa Jadimulya, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon. Seorang bayi laki-laki yang baru lahir ditemukan di dalam kantong berwarna biru di sebuah pos kamling pada Minggu (9/8/2026).
Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M Aris Hermanto, mengatakan bayi itu ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, seorang warga yang hendak berjualan serabi melihat sebuah kantong berwarna biru di pos kamling tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Warga tersebut awalnya mau berjualan serabi, dia melihat ada kantong warna biru di pos kamling. Kemudian terdengar suara tangisan dari dalam kantong," kata Aris di Cirebon, Minggu (9/8/2026).
Aris mengatakan sejumlah warga lainnya kemudian membuka kantong tersebut. Di dalamnya ditemukan bayi laki-laki yang diperkirakan baru lahir sekitar tiga jam sebelumnya.
"Ketika kantong tersebut dibuka, warga mendapati bayi laki-laki yang diperkirakan baru lahir sekitar tiga jam sebelumnya. Kondisi bayi masih hidup," terang Aris.
Aris mengatakan, warga kemudian mengangkat bayi dari dalam kantong, membersihkan tubuhnya, dan memakaikan pakaian. Penemuan tersebut lalu dilaporkan kepada bidan desa setempat.
Bayi kemudian dibawa ke RS Gunung Jati Cirebon untuk menjalani pemeriksaan. Menurut Aris, hasil pemeriksaan menunjukkan bayi dalam kondisi sehat dengan panjang 49 sentimeter dan berat 3,1 kilogram.
"Untuk sementara bayi mendapatkan perawatan di rumah sakit dengan koordinasi bersama Dinas Sosial Kabupaten Cirebon," kata Aris.
Aris mengapresiasi warga yang segera memberikan pertolongan setelah menemukan bayi tersebut. Dia juga mengimbau masyarakat segera menghubungi Layanan Polisi 110 jika menemukan kondisi darurat.
"Ketika masyarakat menemukan kondisi darurat seperti ini, segera hubungi Layanan Polisi 110 agar petugas dapat bergerak cepat," ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Gunung Jati, AKP Muchammad Qomaruddin, mengatakan petugas langsung mendatangi lokasi setelah menerima informasi penemuan bayi tersebut.
"Begitu informasi diterima, personel langsung bergerak ke lokasi karena keselamatan bayi menjadi prioritas utama," kata Qomaruddin.
Menurut Qomaruddin, polisi kemudian mengamankan bayi dan meminta keterangan dari warga yang mengetahui penemuan tersebut. Petugas juga berkoordinasi dengan bidan desa untuk memastikan bayi segera mendapat penanganan medis.
Qomaruddin mengatakan, polisi masih menyelidiki penemuan bayi tersebut untuk mengetahui identitas ibu dan keluarganya. "Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui ibu dan keluarga bayi tersebut dengan tetap mengedepankan pendekatan kemanusiaan," ujarnya.
(iqk/iqk)
