Wanita di Kuningan Hilang Usai Cekcok dengan Suami, Pergi Tanpa HP-KTP

Wanita di Kuningan Hilang Usai Cekcok dengan Suami, Pergi Tanpa HP-KTP

Fahmi Labibinajib - detikJabar
Selasa, 21 Jul 2026 11:18 WIB
Koosiah IRT hilang di Kuningan
Koosiah IRT hilang di Kuningan. (Foto: Istimewa)
Kuningan -

Seorang ibu rumah tangga asal Dusun Kedatuan, RT 001, RW 001, Desa Mekarsari, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan bernama Koosiyah (48), dilaporkan hilang dari kediamannya. Ia pergi meninggalkan rumah setelah terlibat perselisihan dengan suaminya, Sofyan (48).

Sofyan memaparkan bahwa istrinya pergi sejak Kamis (16/7/2026) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, sang istri pergi tanpa membawa dokumen identitas maupun ponsel. Koosiah diduga pergi karena merasa kesal (pundung) akibat pertengkaran rumah tangga. Saat meninggalkan rumah, ia diketahui mengenakan gamis abu-abu tua dan baju daster pendek dengan warna senada.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Istri saya pergi bukan hilang diculik, tapi memang pergi dari rumah (pundung) setelah sempat cekcok sama saya. Dia nggak bawa apa-apa, identitas maupun HP juga ditinggal, tanya ke pihak kerabat juga nggak ada," tutur Sofyan, Selasa (21/7/2026).

Sofyan menjelaskan, usai kepergian sang istri, ia langsung melakukan pencarian sejak waktu subuh keesokan harinya. Selama enam hari berturut-turut, Sofyan mengaku tak kenal lelah menyisir berbagai lokasi untuk melacak keberadaan istrinya. Pihak keluarga juga sempat mengecek kemungkinan Koosiah pulang ke kampung halamannya di Jawa Tengah, namun hasilnya nihil.

ADVERTISEMENT

"Mondar-mandir terus saya. Pagi-pagi jam 5 sampai jam 7 saya istirahat dulu, balik lagi terus sampai Lebakwangi. Berharap ketemu di jalan. Asalnya dari Jawa, dari Batang, Jawa Tengah. Tapi dari pihak saudaranya udah nggak ada, nggak ke Jawa lagi," tutur Sofyan.

Titik terang sempat muncul saat seorang warga di kawasan Cinagara mengaku melihat sosok yang mirip dengan foto Koosiyah. Namun, saat ditelusuri ke lokasi tersebut, Sofyan justru kehilangan jejak.

"Di Cinagara ngelihat, katanya jalan ke arah Selatan ke Pangbuyutan. Pabrik yang di depan ada pembangunan Koprasi Merah Putih, warung pisang di situ ngelihat kemarin jam 11.30 WIB. Katanya, 'Iya bener ini orang ini lagi jalan. Tapi saya kejar sampai Pangbuyutan enggak ada lagi yang ngelihat di situ. Kehilangan jejak," tutur Sofyan.

Lantaran khawatir dengan keselamatan istrinya, Sofyan kemudian melaporkan kehilangan tersebut ke Polsek terdekat pada Senin (20/7/2026). Sofyan mengaku sangat menyesal telah terlibat perselisihan dengan sang istri. Kini, ia hanya berharap agar istrinya dapat segera pulang ke rumah dengan selamat.

"Udah saya saja udah nyesel dari kejadian tersebut, mungkin nyakitin perasaannya. Udah nyesel. Saya berharap sekali dia bisa segera ditemukan atau pulang. Anak-anak juga menunggu," pungkas Sofyan.

Sementara itu, Kapolsek Lebakwangi-Maleber, AKP Wawan Hernawan, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan orang hilang atas nama Koosiah dari Desa Mekarsari. Dalam surat keterangan orang hilang, disebutkan bahwa Koosiah memiliki ciri-ciri tinggi badan 165 cm, berat badan 56 kg, rambut lurus pendek sebahu, kulit sawo matang, serta terdapat tiga tahi lalat di bagian hidung. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan upaya pencarian.

"Iya bener. Sudah laporan kemarin Senin pagi. Masih proses pencarian. Saya juga masih berkomunikasi dengan polsek-polsek yang lain barangkali menemukan orang tersebut," pungkas Wawan.

(sud/sud)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads