Siang yang semula berjalan seperti biasa di kawasan Tanjakan Gronggong, Desa Ciperna, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, mendadak berubah menjadi kepanikan. Dentuman keras disusul suara benda-benda berhamburan memecah suasana di Jalan Raya Cirebon-Kuningan, Senin (13/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Sebuah truk kontainer bermuatan air mineral kemasan yang melaju dari arah Kuningan menuju Cirebon diduga mengalami rem blong saat melintasi jalur menurun Gronggong. Kendaraan besar itu tak lagi bisa dikendalikan hingga menghantam sebuah warung makan di pinggir jalan dan menyeruduk empat sepeda motor yang berada di sekitarnya.
Peristiwa nahas tersebut merenggut dua nyawa di lokasi kejadian. Korban yang meninggal dunia diduga merupakan seorang ibu dan anaknya yang masih bayi. Sementara tiga orang lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah seorang saksi mata, Dede (34), mengaku melihat langsung detik-detik kecelakaan tersebut. Menurutnya, truk meluncur tanpa kendali sebelum akhirnya menghantam bangunan warung makan yang saat itu tengah dipenuhi pembeli.
"Truk mengalami rem blong dan menabrak warung makan serta empat sepeda motor. Saat kejadian langsung ada korban meninggal dunia dan korban luka-luka," ujar Dede di lokasi kejadian.
Ia menduga sistem pengereman truk tidak berfungsi sehingga sopir tidak mampu mengendalikan laju kendaraan di jalur yang dikenal memiliki kontur menurun dan cukup curam tersebut.
"Kemungkinan truk mengalami rem blong, kemudian menabrak warung makan dan motor. Ada korban jiwa dan korban luka-luka," katanya.
Menurut Dede, warung yang ditabrak sedang ramai pengunjung ketika kecelakaan terjadi. Selain pengunjung warung, korban juga berasal dari pengendara sepeda motor yang kebetulan melintas di lokasi.
"Pengendara motor yang melintas dari arah Cirebon menuju Kuningan ikut tertabrak. Yang meninggal dunia informasinya seorang ibu dan anaknya yang masih bayi," ungkapnya.
Di tengah kepanikan, masih ada mereka yang berhasil menyelamatkan diri. Amina, salah seorang korban selamat yang berada di dalam warung saat kejadian, mengaku hingga kini masih syok mengingat peristiwa tersebut.
Menurutnya, saat itu terdapat beberapa orang di dalam warung. Sebagian berhasil menyelamatkan diri, sementara lainnya mengalami luka akibat tertimpa reruntuhan maupun terkena hantaman kendaraan.
"Di dalam warung ada tiga orang yang selamat, saya, uwa saya, dan satu orang yang sedang makan. Yang mengalami luka-luka pembeli dan uwa saya, sekarang sudah dibawa ke rumah sakit. Saya sendiri sempat lari saat kejadian," tuturnya.
Sementara itu, Kasubnit I Turjawali Satlantas Polresta Cirebon, Iptu Heru Cahyo, membenarkan kecelakaan tersebut melibatkan sebuah truk kontainer bernomor polisi B 9105 UM yang menabrak warung makan serta sejumlah sepeda motor.
"Untuk korban sementara ada lima orang. Dua di antaranya meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka. Saat ini seluruh korban luka sedang menjalani perawatan di rumah sakit," jelasnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, truk bermuatan air mineral itu melaju dari arah Kuningan menuju Kota Cirebon. Saat memasuki jalur menurun Gronggong, kendaraan diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman sehingga menabrak warung makan di tepi jalan dan empat sepeda motor.
Meski demikian, polisi masih terus mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk memastikan identitas seluruh korban serta posisi mereka saat insiden terjadi.
"Informasi sementara yang meninggal dunia adalah seorang ibu dan anaknya. Namun kami masih memastikan apakah korban berada di warung atau sedang melintas ketika kecelakaan terjadi. Saat ini kami masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi," katanya.
Heru menambahkan, pengemudi truk telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan. Namun karena mengalami luka-luka, sopir terlebih dahulu mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Gunung Jati, Kota Cirebon.
"Pengemudi sudah diamankan. Saat ini masih menjalani perawatan di RS Gunung Jati karena mengalami luka. Setelah kondisinya memungkinkan, pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan," pungkasnya.
Simak Video "Video CCTV Truk Kontainer Tabrak 5 Motor di Pasuruan Sebabkan 3 Orang Tewas"
[Gambas:Video 20detik] (mso/mso)
