Fenomena alam berupa kilatan cahaya biru misterius menghebohkan warga Kabupaten Majalengka pada Sabtu (11/7/2026) malam. Cahaya yang diduga meteor tersebut melintas cepat di langit 'Kota Angin' dan hanya terlihat selama beberapa detik sebelum akhirnya lenyap.
Sumitra (62), warga Blok Galasari, Desa Lampuyang, Kecamatan Talaga, menjadi salah satu saksi mata kejadian tersebut. Ia melihat fenomena itu sekitar pukul 22.00 WIB saat hendak menyiram tanaman cengkeh di halaman rumahnya.
"Saya keluar rumah mau nyiram cengkeh. Pas lihat ke atas, di atas rumah ada yang meluncur ke bawah terus dengan cepat menghilang," kata Sumitra saat diwawancarai detikJabar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pengamatannya, cahaya biru itu berukuran kecil dan bergerak sangat cepat tanpa mengeluarkan suara sedikit pun. Fenomena tersebut berlangsung singkat, hanya sekitar tiga hingga empat detik.
"Menghilangnya paling tiga sampai empat detikan. Kalau suara mah nggak ada. Cuma kelihatan nyala warna biru, meluncur kecil terus hilang aja. Cepat hilangnya," ujarnya.
Sumitra mengaku sempat merasa waswas karena baru pertama kali menyaksikan pemandangan tersebut. Ia menduga cahaya misterius itu meluncur ke arah selatan menuju wilayah Ciamis.
"Agak takut saya juga, pas mau nyiram akhirnya balik lagi ke rumah. Ukurannya kecil, meluncur, pas sampai bawah warna biru, terus hilang," ungkapnya.
"Kayaknya mah ke arah Ciamis meluncurnya," jelasnya kemudian.
Penampakan serupa juga dilaporkan oleh Baya, warga Desa Rawa, Kecamatan Cingambul. Ia melihat cahaya tersebut saat sedang mengikuti kegiatan pangaosan (pengajian) sekitar pukul 21.45 WIB.
"Saya lihat jam 21.45 WIB pas lagi ikut pangaosan," kata Baya.
Ia mengonfirmasi bahwa durasi kemunculan cahaya itu memang sangat singkat. "Melintasnya cepat, paling sekitar lima detikan," ujarnya.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari otoritas terkait mengenai asal-usul cahaya tersebut. Secara teoritis, kilatan cahaya di langit malam bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari meteor, sampah antariksa yang terbakar saat memasuki atmosfer, hingga fenomena astronomi lainnya.
Pihak detikJabar masih berupaya melakukan verifikasi dan menghimpun informasi lebih lanjut dari para ahli untuk memastikan identitas cahaya yang melintasi langit Majalengka tersebut.
