Sesosok mayat laki-laki ditemukan di bangunan bekas musala di Desa Sutawinangun, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon. Korban ditemukan saat dua orang pekerja hendak mengukur dan membersihkan bangunan yang rencananya akan direnovasi.
Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori mengatakan, penemuan mayat tersebut terjadi pada Selasa (16/6/2026) di sebuah bangunan bekas musala yang berada di Desa Sutawinangun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Nasori, mayat itu pertama kali ditemukan oleh dua orang warga saat mereka melakukan pengukuran bangunan sekaligus membersihkan area sekitar. "Saat memasuki area imam salat, saksi melihat sesosok tubuh dalam kondisi telah mengering," kata Nasori.
Nasori menjelaskan, kedua saksi datang ke lokasi karena diminta melakukan pengukuran dan pembersihan bangunan yang akan direnovasi. Setelah mendapat laporan terkait penemuan mayat tersebut, polisi langsung mendatangi lokasi.
"Kami melakukan olah TKP hingga membawa jenazah ke rumah sakit untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.
Ia mengungkapkan, korban diketahui berinisial S (56), warga Desa Kanci, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon. Menurut Nasori, dugaan sementara korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya.
"Korban diketahui berinisial S (56), seorang laki-laki yang merupakan warga Desa Kanci, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya," kata Nasori.
Nasori menambahkan, pihak keluarga telah mengenali korban. Berdasarkan keterangan keluarga, kata dia, korban diketahui sudah hilang kabar sejak awal tahun 2026.
"Dari pihak keluarga mengaku mengenali korban sebagai pamannya yang selama ini telah hilang kabar sejak awal tahun 2026. Menurut keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes yang telah lama dideritanya," kata dia.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M Aris Hermanto mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan kejadian serupa atau mengetahui ada warga yang memerlukan perhatian khusus akibat kondisi kesehatan maupun faktor lainnya.
"Apabila menemukan kejadian serupa atau mengetahui adanya warga yang membutuhkan perhatian khusus karena kondisi kesehatan maupun faktor lainnya, segera informasikan kepada aparat setempat agar dapat dilakukan langkah-langkah yang diperlukan," ungkapnya.
(iqk/iqk)
