Rangkaian HUT ke-599 Cirebon: Dari Babad Hingga Porsenitas

Rangkaian HUT ke-599 Cirebon: Dari Babad Hingga Porsenitas

Ony Syahroni - detikJabar
Kamis, 04 Jun 2026 22:30 WIB
Gedung Balai Kota Cirebon
Gedung Balai Kota Cirebon (Foto: Ony Syahroni/detikJabar)
Cirebon -

Tanggal 1 Muharam memiliki makna tersendiri bagi Cirebon. Selain menjadi penanda tahun baru Islam, tanggal itu juga menandai peringatan Hari Jadi Cirebon yang setiap tahun rutin digelar.

Tahun ini, Cirebon telah memasuki usia ke-599 dan akan diperingati pada 16 Juni 2026. Berbagai rangkaian kegiatan telah disiapkan, mulai dari tradisi budaya, festival di tingkat kelurahan, hingga ajang olahraga dan seni yang melibatkan sejumlah daerah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman, mengatakan peringatan Hari Jadi Cirebon tahun ini diupayakan lebih dekat dengan masyarakat. Pemerintah daerah ingin perayaan tersebut tidak hanya menjadi agenda tahunan pemerintah, tetapi juga dirasakan oleh warga.

"Hari Jadi Cirebon itu kalau dilihat dari kalender, karena 1 Muharam, itu tanggal 16 Juni," kata Iing yang juga Ketua Panitia Hari Jadi ke-599 Cirebon, Kamis (4/6/2026).

ADVERTISEMENT

"Harapannya ulang tahun Cirebon itu bukan milik pemerintah saja, tapi milik semua warga Kota Cirebon," kata Iing menambahkan.

Menurut dia, upaya itu terlihat sejak pembentukan panitia. Tidak hanya melibatkan ASN dan pejabat pemerintah, kepanitiaan juga diisi oleh unsur masyarakat, seniman, budayawan, pelaku usaha, hingga instansi vertikal.

"Susunan panitia bukan hanya ASN saja, bukan hanya pejabat saja, tapi dari unsur masyarakat, seniman, budayawan, termasuk para pengusaha dan instansi vertikal kami masukkan. Saya kebetulan ketua panitianya," ucap Iing.

Di sisi lain, rangkaian kegiatan dalam peringatan Hari Jadi Cirebon tahun ini tidak hanya diselenggarakan di pusat kota. Sejumlah kegiatan juga akan digelar di tingkat kelurahan.

"Kelurahan-kelurahan juga sudah menyampaikan rencana kegiatannya," ujarnya.

Saat ini, berbagai persiapan terus dimatangkan. Beberapa kegiatan yang selama ini menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Cirebon kembali masuk dalam rangkaian acara, seperti pembacaan babad, ziarah ke makam Sunan Gunung Jati, dan rapat paripurna.

Iing menyebut rangkaian kegiatan sebenarnya telah dimulai sejak akhir Mei. Berbagai agenda juga masih akan berlangsung hingga Juli mendatang.

"Kalau bicara rangkaian, sebenarnya dari akhir Mei sudah mulai berjalan dan nanti masih berlanjut sampai Juli," kata Iing.

Selain kegiatan budaya dan kemasyarakatan, peringatan Hari Jadi Cirebon tahun ini juga dirangkai dengan Porsenitas yang akan digelar pada 23 Juni mendatang.

Kota Cirebon akan menjadi tuan rumah kegiatan yang diikuti sejumlah daerah seperti Brebes, Cilacap, Kuningan, Majalengka, Ciamis, dan Pangandaran.

"Kebetulan tahun ini, kami Kota Cirebon menjadi tuan rumah Porsenitas Kunci Bersama. Dari Cilacap, Brebes, Ciamis, Majalengka, Kuningan, Pangandaran, Ciamis, itu akan hadir di sini. Tempatnya di Alun-alun Kejaksan," ucap Iing.

"Rencana pembukaan tanggal 23 Juni untuk Porsenitas, dan ini dirangkai dengan Hari Jadi Cirebon. Jadi supaya satu kaitan maka Porsenitas pun ini bagian dari rangkaian Hari Jadi Cirebon," sambung dia.

(iqk/iqk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads