Jalan ke Telaga Biru Cicerem Kuningan Ambles Tergerus Hujan

Fahmi Labibinajib - detikJabar
Senin, 01 Jun 2026 16:53 WIB
Kondisi Jalan menuju wisata Telaga Biru Cicerem Kuningan yang ambles. Foto: Fahmi Labibinajib
Kuningan -

Kondisi infrastruktur jalan menuju objek wisata Telaga Biru Cicerem di Desa Kaduela, Kabupaten Kuningan, dilaporkan mengalami kerusakan parah dan ambles. Berdasarkan pantauan di lokasi pada Senin (1/6/2026), kerusakan jalan mulai terasa sejak memasuki jalur utama menuju Desa Kaduela.

Di lokasi terlihat beberapa ruas jalan mengalami kerusakan berlubang serta dipenuhi material aspal dan kerikil yang terkelupas. Titik kerusakan paling signifikan berada di area tanjakan dekat pintu masuk objek wisata Telaga Biru Cicerem. Hampir separuh badan jalan tampak longsor, sehingga tidak dapat dilintasi oleh kendaraan, terutama kendaraan besar seperti bus pariwisata.

Kontur jalan yang sempit, menanjak, dan berkelok menuntut para pengendara untuk ekstra waspada saat melintas. Salah satu pengunjung asal Surabaya, Jawa Timur, Idris menyampaikan keluhannya terkait kondisi akses jalan menuju destinasi wisata tersebut.

Idris, yang berkunjung menggunakan bus besar, menyayangkan kondisi jalan di dekat pintu masuk yang rusak tersebut. Akibatnya, ia bersama rombongan penumpang lainnya terpaksa memarkirkan kendaraan dalam jarak yang cukup jauh dari lokasi wisata.

"Jelas terganggu. Apalagi kita kan datang pakai bus besar jadi parkirnya agak jauh dari tempat wisata. Semoga saja bisa cepet dibenerin. Biar busnya bisa langsung masuk," tutur Idris, Senin (1/6/2026).

Senada dengan Idris, pengunjung lainnya, Syamsudin, juga mengeluhkan kondisi jalan arah Telaga Biru Cicerem yang rusak dan ambles. Menurutnya, situasi tersebut sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan, terlebih tepat di sisi jalan yang ambles terdapat saluran air dengan arus yang cukup deras.

Pengelola Objek Wisata Telaga Biru Cicerem, Iim menjelaskan amblesnya jalan tersebut dipicu oleh intensitas hujan deras yang terjadi dua pekan lalu. Kondisi tersebut mengakibatkan sebagian badan jalan hancur tergerus derasnya aliran air pada saluran drainase di samping jalan.

Guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan, pihak pengelola wisata telah memasang garis pembatas dan menutupi area jalan yang ambles menggunakan terpal. Iim berharap perbaikan jalan dapat segera dilakukan agar arus lalu lintas kembali normal.

"Itu jalan pemerintah daerah penghubung dari Persawahan ke Telaga Biru Cicerem. Ambles dua minggu yang lalu saat hujan deras. Tembok jalannya terbawa air. Itu panjang jalan amblesnya 8 meter dengan tinggi 5 meter. Harapan saya ya segera diperbaiki. Biar penumpang yang pakai bis nggak turun di bawah," tutur Iim.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Kuningan I Putu Bagiasna memaparkan kerusakan jalan tersebut telah masuk dalam agenda perbaikan. Proses pengerjaan direncanakan akan dimulai dalam waktu dekat.

"Sudah masuk list rencana penanganan nama paketnya Pasawahan-Telaga Biru. Rencana lelang hari Kamis," tutur I Putu saat dikonfirmasi.




(sud/sud)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork