Warga Gunung Luhur, Desa Darma, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, digegerkan dengan kemunculan seekor ular sanca sepanjang tiga meter dan berbobot sekitar 15 kilogram, Sabtu (16/5/2026) dini hari. Ular tersebut ditemukan sedang menggantung sambil memangsa seekor ayam milik warga di depan rumah.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kuningan Andri Arga Kusuma mengatakan, peristiwa itu pertama kali diketahui pemilik rumah bernama Agus sekitar pukul 04.30 WIB. Saat itu, Agus melihat ular berukuran besar berada di depan rumahnya sambil melilit dan memangsa ternaknya.
"Menurut keterangan pemilik rumah, bapak Agus bahwa tadi pagi sekitar pukul 04.30 WIB melihat ular jenis Sanca di depan rumahnya sedang memangsa seekor ayam. Kemudian memberitahu ke tetangga dan warga sekitar yang sedang beraktivitas dekat kantor POS Darma," tutur Arga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemunculan ular berukuran besar itu sontak membuat warga sekitar panik. Mereka khawatir ular tersebut dapat memangsa ternak lain atau membahayakan keselamatan warga. Sejumlah warga kemudian berkumpul untuk membantu proses evakuasi.
Dalam situasi tersebut, seorang pengemudi ojek online bernama Ali (56) berinisiatif menangkap ular tersebut. Karena ukuran ular cukup besar dan agresif, Ali melumpuhkan ular menggunakan golok hingga hewan itu melemah.
Setelah berhasil diamankan, warga langsung menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kuningan untuk mengevakuasi ular tersebut. Diduga, ular sanca itu berasal dari area kebun di belakang permukiman warga.
"Setelah warga kumpul, ada seorang driver ojek online Ali membantu menangkap dan berhasil mengamankan ular tersebut. Kemudian pelapor langsung menghubungi call center kantor UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kuningan untuk menyerahkan ular hasil tangkapan tersebut dalam waktu 5 menit. Selesai sekitar pukul 05.25 WIB. Ularnya jenis Sanca dengan panjang sekitar 3 meter dan berat 15 kilogram. Katanya eksekusi ular dengan cara dibacok, jadi tidak ada hambatan. Ularnya sampai sekarang masih hidup," tutur Arga.
Pihak Damkar Kuningan mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemunculan hewan liar, terutama di wilayah yang berdekatan dengan kebun atau area semak belukar. Warga juga diminta segera menghubungi petugas jika menemukan hewan liar berbahaya di lingkungan sekitar.
Untuk penanganan dan evakuasi hewan liar, masyarakat dapat menghubungi Call Center Damkar Kuningan di nomor 0232-871113 atau 081322698881.
(dir/dir)
