Jamin Kesehatan Calon Haji, Embarkasi Kertajati Siapkan Makan Bergizi

Jamin Kesehatan Calon Haji, Embarkasi Kertajati Siapkan Makan Bergizi

Burhannudin - detikJabar
Minggu, 26 Apr 2026 15:30 WIB
Dapur embarkasi haji Kertajati
Dapur embarkasi haji Kertajati (Foto: Burhannudin/detikJabar)
Indramayu -

Pelayanan konsumsi bagi jemaah haji di Asrama Haji Indramayu, Embarkasi Kertajati, pada musim haji 2026 menunjukkan peningkatan. Melalui pengoperasian dapur terpusat, Kementerian Agama berupaya memastikan setiap jemaah memperoleh makanan bergizi, higienis, dan sesuai kondisi kesehatan.

Kepala Bidang Akomodasi Kemenag Kanwil Jawa Barat, Boy S. Muniir, mengatakan bahwa aspek utama yang ditekankan tahun ini adalah konsistensi layanan konsumsi. Ia menjelaskan, dapur asrama menyiapkan 445 porsi untuk sekali makan, dengan frekuensi tiga kali sehari, sehingga total mencapai 1.335 porsi setiap hari.

"Setiap hari kami menyediakan 445 porsi makanan yang disajikan tiga kali guna memenuhi kebutuhan jemaah selama masa keberangkatan," ujar Boy.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain makan di tempat, jemaah juga mendapatkan bekal untuk perjalanan. Dalam sehari, distribusi konsumsi mencakup dua kali makan utama dengan sistem prasmanan, satu kali nasi kotak untuk dibawa ke bandara, serta dua kali makanan ringan yang dibagikan di aula.

ADVERTISEMENT

Boy menegaskan bahwa keamanan pangan menjadi perhatian utama. Seluruh proses pengolahan makanan dilakukan di dapur embarkasi dengan pengawasan ketat untuk menjaga kualitas dan kebersihan sebelum dikonsumsi jemaah.

Sementara itu, ahli gizi, Desta, menjelaskan bahwa menu makanan disusun menggunakan sistem rotasi lima hari agar lebih bervariasi. Penyusunan tersebut mengacu pada Angka Kecukupan Gizi (AKG) guna memenuhi kebutuhan nutrisi jemaah.

"Menu berganti setiap hari dengan kombinasi lauk hewani, nabati, sayuran, buah, dan minuman. Untuk bekal ke bandara, umumnya terdiri dari ayam dan telur dengan variasi pengolahan," kata Desta saat ditemui di lokasi.

Desta menambahkan, perhatian khusus diberikan kepada jemaah lanjut usia. Makanan disesuaikan dari segi tekstur agar lebih mudah dikonsumsi, seperti nasi yang dibuat lebih lembut, daging dicincang, serta ayam tanpa tulang.

Operasional dapur ini melibatkan sekitar 65 tenaga kerja dari berbagai daerah, termasuk Jawa Barat dan Yogyakarta. Sebelum didistribusikan, makanan terlebih dahulu melalui proses pemeriksaan kelayakan oleh tim pengawas.

Dengan sistem pengelolaan yang lebih terpusat dan pengawasan profesional, dapur Asrama Haji Indramayu diharapkan mampu menjaga kondisi fisik jemaah tetap prima menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.




(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads