Cincin Titanium Nyangkut di Alat Vital Remaja Kuningan gegara Iseng

Cincin Titanium Nyangkut di Alat Vital Remaja Kuningan gegara Iseng

Fahmi Labibinajib - detikJabar
Minggu, 12 Apr 2026 15:28 WIB
Ilustrasi cincin pernikahan
Ilustrasi cincin. (Foto: Getty Images/iStockphoto/cclphotography)
Kuningan -

Seorang remaja di Kabupaten Kuningan berinisial A (16) mendatangi kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kuningan pada Sabtu (11/4/2025) sekitar pukul 23.00 WIB. Kedatangannya bertujuan meminta bantuan petugas untuk melepaskan cincin yang tersangkut di alat vitalnya selama tiga hari.

Kepala UPT Damkar Kuningan Andri Arga Kusuma menjelaskan, insiden tersebut bermula saat korban mencoba memasang cincin pada alat vitalnya karena didorong rasa penasaran setelah melihat konten di internet.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, upaya tersebut berujung petaka karena cincin itu justru sulit dilepaskan. Merasa khawatir, pada hari ketiga, A sempat mendatangi salah satu rumah sakit umum di Kabupaten Kuningan. Pihak rumah sakit kemudian menyarankan korban meminta bantuan ke petugas Damkar yang memiliki peralatan pemotong logam lebih memadai.

"Ide pemasangan cincin di kemaluan tersebut didapatnya dari internet. Karena penasaran saudara A mencoba memasang cincin di kemaluannya. Namun setelah dipasang cincin tersebut tidak bisa dilepaskan. Setelah 3 hari berusaha masih tidak bisa dilepas, karena takut terjadi hal yang tidak diinginkan dan membahayakan, Kemudian A mendatangi salah satu RSU di Kuningan. Sesampainya di RSU pihak Rumah Sakit menyarankan untuk meminta bantuan ke Damkar, " tutur Arga, Minggu (12/4/2025).

ADVERTISEMENT

Setibanya di kantor Damkar, sebanyak lima personel dikerahkan untuk melakukan tindakan penyelamatan. Arga mengakui proses evakuasi cukup sulit karena posisi cincin berada tepat di bagian pangkal alat vital. Setelah penanganan hati-hati selama 20 menit, cincin tersebut akhirnya berhasil dilepaskan pada pukul 23.20 WIB.

"Hambatannya karena cincin tersangkut di bagian pangkal kemaluan sehingga petugas cukup kesulitan saat proses pemotongan cincin tersebut. Setelah 20 menit cincin berhasil dilepaskan dengan aman. Cara penanganannya kita pake alat pemotong ring yang biasa untuk memotong cincin. Untuk jenis cincinnya titanium " pungkas Arga.

Atas kejadian ini, pihak Damkar Kuningan mengimbau masyarakat agar senantiasa berhati-hati dan tidak melakukan tindakan berbahaya di luar nalar tanpa pengawasan ahli. Tindakan spekulatif semacam itu dinilai sangat berisiko bagi kesehatan, bahkan dapat mengancam keselamatan jiwa.

(orb/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads