Sebuah video viral yang memperlihatkan aksi dugaan pencurian sepeda motor di Desa Bojong, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, viral di berbagai grup WhatsApp dan media sosial Facebook. Dalam rekaman tersebut, seorang terduga pelaku tampak diamuk massa setelah dipergoki warga saat beraksi.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Warga yang geram langsung mengerumuni pelaku setelah mendengar teriakan "maling" dari sejumlah saksi di lokasi.
Kapolsek Susukan, Iptu Kelani, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian segera menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setibanya di lokasi, benar ada satu terduga pelaku yang sudah dikerumuni massa," ujarnya, Jumat (3/4/2026).
Menurut Kelani, saat diamankan kondisi pelaku sudah mengalami luka akibat aksi main hakim sendiri. Petugas kemudian langsung mengevakuasi pelaku dan membawanya ke Rumah Sakit Arjawinangun untuk mendapatkan penanganan medis.
Dari hasil keterangan saksi, kejadian bermula ketika tiga orang warga, termasuk penjual nasi uduk dan penjual donat, memergoki aksi mencurigakan pelaku. Mereka kemudian berteriak "maling", yang sontak memancing perhatian warga lain di sekitar lokasi.
"Warga yang mendengar teriakan itu langsung berdatangan dan mengamankan pelaku," jelasnya.
Polisi juga mengungkap bahwa pelaku tidak beraksi sendirian. Berdasarkan informasi awal, terdapat dua orang pelaku dalam kejadian tersebut. Namun, satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri saat situasi mulai ramai.
"Motor sempat dikuasai pelaku dan bergeser sekitar satu hingga dua meter sebelum akhirnya ditinggalkan karena panik setelah warga berteriak," kata Kelani.
Ia menambahkan, lokasi kejadian yang berada di jalur cukup ramai membuat aksi pelaku cepat diketahui warga, sehingga upaya pencurian gagal dilakukan.
Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap terduga pelaku yang telah diamankan. Sementara itu, pengejaran terhadap satu pelaku lain yang kabur masih terus dilakukan.
"Langkah selanjutnya, kami akan melakukan pendalaman untuk pengembangan kasus dan mengarah pada pelaku lain yang melarikan diri," pungkasnya.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aksi main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.
(yum/yum)










































