Saat Satwa Liar Muncul di Tengah Permukiman Indramayu

Ony Syahroni - detikJabar
Kamis, 01 Jan 2026 07:30 WIB
Ilustrasi monyet. (Foto: Pradito Rida Pertana/detikJateng)
Indramayu -

Sepanjang 2025, warga di sejumlah wilayah Kabupaten Indramayu beberapa kali dibuat resah oleh kemunculan hewan di lingkungan permukiman. Peristiwa itu terjadi berulang, dari pagi hingga dini hari, dan kerap menimbulkan kepanikan.

Hewan-hewan tersebut muncul di lokasi yang tak terduga. Ada yang terlihat di atap rumah, gang sempit, hingga menyelinap ke dalam rumah warga saat kondisi masih gelap.

Tak hanya satu jenis hewan yang dilaporkan. Monyet peliharaan yang lepas dari kandang, ular berukuran besar, hingga ular berbisa tercatat muncul di tengah permukiman.

Dalam beberapa kejadian, warga sempat mencoba mengamankan sendiri sebelum akhirnya meminta bantuan kepada petugas. Rangkaian kejadian itulah yang menjadi bagian dari catatan peristiwa di Kabupaten Indramayu sepanjang tahun 2025.

Seiring laporan masuk dari warga, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Indramayu kerap turun ke lapangan untuk menangani persoalan nonkebakaran, termasuk evakuasi hewan.

Infografik penyelamatan satwa Damkar Indramayu sepanjang 2025 Foto: NotebookLM

Monyet Peliharaan Ngamuk-Kabur dari Kandang

Salah satu peristiwa yang tercatat terjadi di Desa Pekandangan Jaya. Seekor monyet peliharaan milik warga lepas dari kandang setelah mengamuk dan membuat pemiliknya panik.

Pemilik hewan, Panji Irawan, khawatir monyet tersebut dapat membahayakan masyarakat sekitar dan langsung melapor ke Damkar.

Danru 2 Damkar Indramayu, Retno Hendriyanto, mengatakan monyet tersebut diduga sedang dalam masa berahi. Kondisi itu membuat hewan menjadi agresif hingga akhirnya berhasil keluar dari kandang.

"Itu monyet peliharaan. Katanya sih sedang berahi terus ngamuk-ngamuk. Akhirnya dia keluar dari kandangnya," kata Hendriyanto, Kamis (18/9/2025).

Menurut Hendriyanto, laporan dari pemilik langsung ditindaklanjuti karena ada potensi gangguan terhadap warga.

"Karena lagi ngamuk-ngamuk gitu kan takutnya monyetnya mengganggu warga, akhirnya manggil Damkar," ujarnya.

Saat petugas tiba, monyet tersebut berada di atas atap bangunan. Proses evakuasi dilakukan dengan menunggu waktu yang tepat hingga hewan turun. Petugas menggunakan jaring untuk mengamankan monyet tersebut.

"Kita pakai jaring. Sebenarnya itu jaring ikan yang kita fungsikan untuk menangkap hewan seperti monyet, musang, biawak," ucap Hendriyanto.

Evakuasi berlangsung tanpa kendala berarti. Monyet berhasil diamankan setelah turun dari atap. "Karena bukan monyet liar, jadi nggak begitu susah. Kita evakuasi saat monyetnya turun," kata dia.




(orb/orb)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork