Di Kelurahan Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, ketupat bukan sekadar panganan. Ia adalah narasi panjang tentang warisan, kebersamaan, dan keterampilan yang mengalir tanpa jeda.
Setiap tahun, warga di wilayah ini menegaskan identitas mereka melalui anyaman ketupat. Begitu melekatnya tradisi ini, permukiman mereka pun masyhur dengan sebutan Kampung Ketupat-sebuah warisan yang dijaga lintas generasi.
Eli (40), salah seorang warga, masih ingat betul saat pertama kali belajar menganyam janur sejak kecil. Baginya, kemahiran itu bukan bakat yang jatuh dari langit, melainkan buah dari tradisi keluarga yang mengakar kuat.
"Iya memang turun temurun, dari bapak, kakek juga sudah buat ketupat. Jadi dari kecil sudah diajarin," ujar Eli saat berbincang dengan detikJabar, Rabu (18/3/2026).
Menariknya, estafet keterampilan itu tak berhenti di tangannya. Bahkan sang suami, Roni (40), yang bukan penduduk asli kampung tersebut, kini turut terampil menganyam ketupat.
"Bahkan suami saya bukan orang sini, sekarang jadi bisa bikin ketupat," katanya tersenyum.
Simak Video "Video: Meriahnya Lebaran Ketupat di Trenggalek Jawa Timur"
(bba/mso)