Kemendag Siapkan SDM Unggul Hadapi Era Digital dan AI

Kemendag Siapkan SDM Unggul Hadapi Era Digital dan AI

Dwiky Maulana Vellayati - detikJabar
Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB
Wamendag RI Dyah Roro Esti Widya Putri
Wamendag RI Dyah Roro Esti Widya Putri (Foto: Dwiky Maulana Vellayti/detikJabar).
Sumedang -

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) tengah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) untuk menghadapi perkembangan teknologi yang kini sudah berkembang sangat pesat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-8 Akademi Metrologi dan Instrumentasi (Akmet) Tahun 2026 di Kampus Akmet, Desa Kutamandiri, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026).

"Tentu kenapa tadi saya sampaikan bahwasannya inovasi ini sangat amat penting, bahwa di sini kita juga sangat menyadari bahwa dengan berkembang pesatnya dunia digital dan juga AI, pada prinsipnya kita harus beradaptasi. Dan yang diajarkan di sini adalah bagaimana adaptasi tersebut harus dilaksanakan," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Dyah, sebanyak 67 wisudawan Akademi Metrologi dan Instrumentasi diharapkan dapat menghadirkan gebrakan agar dapat mengimbangi pesatnya perkembangan teknologi di masa sekarang maupun masa yang akan datang.

"Sebagian besar juga bahkan mampu membuat alat ukur gitu ya, jadi inovasi-inovasi dalam negeri itu sangat amat kita dukung dan kita dorong dan kita mempersiapkan sumber daya manusia tersebut agar bisa ke depannya melahirkan inovasi-inovasi seperti itu," kata Dyah.

Dalam kesempatan itu, Dyah mengingatkan visi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bahwa keberhasilan sebuah bangsa bergantung pada kualitas SDM-nya. Oleh karena itu, lulusan Akademi Metrologi dan Instrumentasi diharapkan dapat berperan dalam target besar menuju Indonesia Emas 2045.

"Bapak Presiden Prabowo Subianto selalu menitik beratkan bahwa sumber daya manusia ini merupakan fondasi dari keberhasilan sebuah bangsa," ucapnya.

"Dan kita mengetahui dengan berbagai macam program prioritas beliau, termasuk pendidikan ini sangat instrumental untuk mendorong sumber daya manusia yang nanti ke depannya lebih kompetitif, dia bisa berdaya saing, dia produktif, sehingga kita juga bisa menyongsong dan merealisasikan target besar kita untuk mencapai Indonesia Emas tahun 2045," sambungnya.

Kemendag Pastikan Harga Pangan Terkendali

Kemendag memastikan harga berbagai komoditas bahan pokok di pasaran saat ini berada dalam kondisi terkendali. Untuk terus menekan harga pangan di pasaran tanah air, Kemendag pun terus memonitor melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), serta berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional.

"Kita akan selalu monitor tentunya, kita mempunyai sistem SP2KP dan kami akan selalu berkoordinasi juga dengan Badan Pangan Nasional untuk memastikan bahwa harga-harga bapok (bahan pokok) aman dari Sabang hingga Merauke," kata Wamendag Dyah.

Dyah menyampaikan pihaknya juga akan terus memantau ketersediaan pasokan pangan di seluruh wilayah tanah air.

"Jadi kalau SP2KP kan kita mempunyai sistemnya, dan insyaallah nanti untuk daerah-daerah yang kelihatannya harganya sedang naik, kita akan berkoordinasi sehingga pasokannya juga aman, karena itu juga mempengaruhi harga secara keseluruhan. Jadi nanti kita akan monitor terus. Insyaallah aman, nanti kita amankan," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Generasi Berencana (Genre), Gerak Nyata Gen Z untuk Indonesia"
[Gambas:Video 20detik] (mso/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads