Kebutuhan informasi lowongan kerja masih menjadi salah satu persoalan yang banyak dicari masyarakat. Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini mencoba cara baru untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, yakni menyebarkan informasi lowongan melalui siaran langsung media sosial.
Terobosan itu dilakukan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melalui layanan Live Bursa Kerja di akun medsos miliknya. Siaran perdana digelar di Kawasan Industri MM2100, Kabupaten Bekasi, Rabu (16/9/2026).
Siaran langsung tersebut langsung menyasar pencari kerja. Sejumlah perusahaan menyampaikan informasi posisi yang tersedia sekaligus kualifikasi yang dibutuhkan melalui tayangan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Animo masyarakat pun terlihat tinggi. Live yang berlangsung selama 36 menit itu diikuti ratusan ribu akun hingga akhir tayangan.
"Yang suka itu ada 1 juta pemilik akun tap layar, yang mengikuti tayangan sampai akhir ada 268,5 ribu, yang memberi komentar 14,6 ribu dimana durasi live mencapai 36 menit," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jabar Adi Komar.
Dalam kegiatan tersebut, Dedi didampingi Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja dan sejumlah pimpinan HRD perusahaan. Sebanyak 15 perusahaan di Kabupaten Bekasi ikut membuka informasi lowongan dengan total 299 posisi pekerjaan.
"Ada 15 perusahaan yang memposting lowongan kerja di acara bursa kerja live Pak Gubernur, seluruhnya perusahaan berada di Kabupaten Bekasi," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPSTP) Jabar Dedi Taufik.
Layanan ini dibuat untuk mempermudah masyarakat mendapatkan informasi pekerjaan tanpa harus menunggu informasi lowongan tersebar dari mulut ke mulut atau mencari satu per satu perusahaan yang sedang membuka rekrutmen.
Melalui siaran langsung tersebut, Dedi menyampaikan lowongan yang tersedia di wilayah tempat kegiatan berlangsung. Informasi yang disampaikan mencakup jenis pekerjaan hingga kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan.
Dedi mengatakan informasi lowongan kerja merupakan salah satu hal yang paling banyak ditanyakan masyarakat. Namun, di sisi lain, masih ada perusahaan yang belum terbuka mengenai kesempatan kerja yang tersedia.
"Info lowongan kerja selalu ditanyakan. Banyak perusahaan yang tidak mau terbuka terhadap lowongan kerja di perusahaannya," katanya.
Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi penting agar masyarakat mengetahui peluang pekerjaan yang tersedia dan dapat menyesuaikannya dengan kemampuan serta kualifikasi yang dimiliki.
"Semoga informasi ini bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Provinsi Jawa Barat, terutama para pencari kerja, khususnya para pencari kerja di wilayah di mana kegiatannya dilaksanakan," ucapnya.
Pemprov Jabar tidak akan berhenti di Kabupaten Bekasi. Layanan tersebut dijadwalkan berlangsung setiap pekan dengan lokasi yang berpindah-pindah di berbagai daerah di Jawa Barat.
Setelah Kabupaten Bekasi, siaran berikutnya dijadwalkan berlangsung di Kota Depok pada Rabu pekan depan. Selanjutnya, kegiatan akan digelar secara bergiliran di wilayah Jabar lainnya.
"Rabu ini kami akan membuatnya di Kabupaten Bekasi, nanti Rabu depan kami akan melaksanakan di Kota Depok dan seterusnya kami akan menyampaikan. Manfaatkan kesempatan ini, semoga bermanfaat bagi para pencari kerja di Jawa Barat," pungkas Dedi.
Simak Video "Video: Pria Ini Semangat Cari Kerja di Job Fair Ditemani Istri dan Anak"
[Gambas:Video 20detik] (bba/mso)
