YouTube Naikkan Standar Monetisasi 2027, Pejuang Konten Wajib Simak

Kabar Internasional

YouTube Naikkan Standar Monetisasi 2027, Pejuang Konten Wajib Simak

Adi Fida Rahman - detikJabar
Selasa, 11 Agu 2026 21:30 WIB
Aplikasi YouTube di HP
Aplikasi YouTube di HP (Foto: freestocks.org/Pexels).
Bandung -

Kabar kurang mengenakkan datang bagi para pejuang konten yang baru mau merintis karier di YouTube. Mulai 1 Februari 2027, YouTube bakal memperketat "pintu masuk" bagi kreator baru yang ingin mencicipi manisnya pendapatan iklan melalui YouTube Partner Program (YPP).

Syarat untuk monetisasi dipastikan bakal naik kasta. Kreator baru nantinya wajib mengantongi minimal 1.000 subscriber dan 8.000 jam tayang (watch time) dalam kurun waktu 12 bulan terakhir. Angka ini melonjak drastis alias dua kali lipat dari aturan saat ini yang "hanya" mematok 4.000 jam tayang.

Tak hanya video durasi panjang, jalur ninja lewat YouTube Shorts pun dibuat makin terjal. Para kreator harus mampu mengumpulkan 20 juta views Shorts yang valid dalam waktu 90 hari. Target ini naik dua kali lipat dari persyaratan lama yang berada di angka 10 juta views.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perubahan ini dirancang untuk lebih menghargai kreator yang secara konsisten menghasilkan konten orisinal dan berkualitas," kata YouTube, dikutip dari TechCrunch.

Langkah berani ini diambil YouTube seiring dengan ambisi platform tersebut untuk terus bertransformasi menjadi ekosistem hiburan dan video yang jauh lebih besar.

ADVERTISEMENT

Secara rinci, per 1 Februari 2027, Anda wajib memenuhi salah satu dari dua syarat berikut untuk bisa bergabung dalam barisan YPP:

Pertama, memiliki 1.000 subscriber dan 8.000 jam tayang valid dalam 12 bulan terakhir. Atau kedua, memiliki 1.000 subscriber dan 20 juta views Shorts yang memenuhi syarat dalam 90 hari terakhir.

Jika menilik halaman bantuan resmi YouTube saat ini, aturannya memang masih jauh lebih ringan, yakni 1.000 subscriber dengan 4.000 jam tayang atau 10 juta views Shorts. Perubahan di tahun 2027 nanti praktis menggandakan target yang harus dikejar para calon kreator sebelum bisa mulai mendulang cuan.

Perlu diingat, bergabung dengan YouTube Partner Program bukan sekadar soal bagi hasil iklan semata. YPP adalah kunci untuk membuka berbagai fitur ladang uang lainnya, mulai dari YouTube Premium, fitur Shopping, channel membership, hingga Super Chat.

Dalam skema bagi hasilnya, YouTube tetap konsisten membagikan porsi 55% pendapatan iklan untuk video durasi panjang dan 45% untuk para kreator Shorts. Jadi, sudah siapkah Anda bekerja dua kali lebih keras di 2027 nanti?

Artikel ini sudah tayang di detikInet, baca selengkapnya di sini.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Abdul Mu'ti Sindir Sejumlah Kreator Konten yang Cuma Cari Sensasi"
[Gambas:Video 20detik] (mso/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads