Jabar Bidik Pasar Dunia untuk Komoditas Kopi hingga Teh

Jabar Bidik Pasar Dunia untuk Komoditas Kopi hingga Teh

Rifat Alhamidi - detikJabar
Selasa, 09 Jun 2026 16:56 WIB
Diskusi tentang target Jabar membidik pasar global komoditas kopi, teh dan kakao.
Diskusi tentang target Jabar membidik pasar global komoditas kopi, teh dan kakao. (Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar)
Bandung -

Pemerintah Provinsi Jawa Barat membidik pasar global untuk komoditas unggulan daerah, mulai dari kopi, teh hingga kakao. Upaya itu dilakukan lewat gelaran West Java International Industry and Trade Expo (Wiitex) yang mempertemukan pelaku usaha dengan buyer dari berbagai negara.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat Nining Yuliastiani mengatakan, tiga komoditas andalan itu nantinya bakal mempertemukan 72 pelaku usaha. Nantinya, ada 19 lembaga dan institusi yang akan terlibat di antaranya Balai Karantina, Bea Cukai, termasuk Kementerian Perdagangan.

"Dalam Wiitex ini kita akan mempertemukan pelaku usaha, buyer, dan berbagai macam stakeholder yang terlibat di dalamnya untuk nanti bisa berkolaborasi menciptakan peluang, kemudian membuka akses pasar ke dalam ekosistem bisnis global, khususnya untuk 3 komoditas ini," kata Nining, Selasa (9/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, forum ini sekaligus menjadi media bagi para eksportir teh, kopi hingga kakao. Wiitex bakal membuka ruang dialog apa saja kesulitan yang mereka rasakan.

ADVERTISEMENT

"Maka kemudian kita juga ada talkshow. Talkshow ini posisinya adalah menjelaskan bagaimana semua hal yang berkaitan dengan apa yang menjadi permasalahan pelaku usaha dan masyarakat, yang kemudian mau masuk bergerak di bidang komoditas, khususnya 3 komoditas ini," ujarnya.

"Kemudian selain itu workshop. Tadi workshop-nya itu kita mau memperlihatkan relevansi. Selain kita memiliki potensi yang luar biasa terhadap produk 3 komoditas ini, kita juga mau memperlihatkan relevansinya bahwa produk 3 komoditas ini memiliki nilai historis yang tinggi, nilai budaya yang tidak bisa dipisahkan dengan masyarakat," tambahnya.

Nining memastikan, 11 negara yang terdiri dari 42 buyer terkonfirmasi sudah tertarik untuk melihat produk kopi, teh hingga kakao asal Jabar. Bahkan, duta besar dari Malaysia, Thailand, Filipina dan Pakistan bakal hadir langsung dalam acara tersebut.

"Dari Amerika sama Jerman juga hadir secara online. Termasuk Arab Saudi. Nah, ini kesempatan yang luar biasa. Nantinya di business matching ini pelaku usaha bisa mempromosikan produk-produk mereka dan kami sudah melakukan bootcamp kemarin untuk menyiapkan mereka," ujarnya.

Analis Perdagangan Ahli Madya juga sebagai Ketua Tim Perkebunan pada Ditjen PEN Kemendag RI, Irman Adi Purwanto Moefthi mendukung penuh acara tersebut. Menurutnya, agenda ini akan menimbulkan dampak positif sebelum gelaran acara Trade Expo Indonesia pada Oktobee 2026.

"Kegiatan Wiitex ini tentunya juga sudah banyak mengundang para buyer dari luar negeri, ya, dan juga tentunya melibatkan banyak sekali pelaku usaha eksportir yang ada di dalam negeri, khususnya dari Jawa Barat," katanya.

"Tentunya ini menjadi salah satu contoh bagaimana daerah itu melalui kegiatan-kegiatan internasional seperti ini yang diselenggarakan oleh daerah itu. Apalagi kalau juga diselenggarakan oleh banyak daerah, tentunya ini juga akan semakin menggiatkan promosi produk Indonesia kita ke mata dunia," pungkasnya.




(ral/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads