Nilai tukar rupiah kembali berada dalam tekanan pada awal perdagangan pekan ini. Mata uang Indonesia melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang terus menunjukkan tren penguatan dan berhasil menembus level psikologis Rp18.100 per dolar AS pada Senin, 8 Juni 2026.
Dilansir detikFinance, berdasarkan data Bloomberg, dolar AS dibuka menguat 0,44 persen ke posisi Rp18.114,5. Penguatan tersebut berlanjut dalam beberapa jam pertama perdagangan. Pada pukul 09.11 WIB, mata uang Negeri Paman Sam tercatat berada di level Rp18.132 atau naik 0,53 persen dibandingkan posisi sebelumnya.
Kenaikan ini memperpanjang tren penguatan dolar AS terhadap rupiah yang telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir. Sehari sebelumnya, atau pada penutupan perdagangan terakhir, dolar AS masih berada di level Rp18.036 per dolar AS.
Bloomberg memperkirakan pergerakan dolar AS pada perdagangan hari ini berada dalam rentang Rp18.104,5 hingga Rp18.116,5. Namun, dalam perjalanannya, kurs dolar sudah bergerak melampaui proyeksi tersebut dan menembus level Rp18.132.
Sepanjang tahun 2026, tekanan terhadap rupiah masih cukup besar. Data Bloomberg menunjukkan dolar AS telah menguat sekitar 8,60 persen terhadap mata uang Indonesia sejak awal tahun. Kondisi ini mencerminkan masih kuatnya posisi dolar AS di tengah dinamika pasar keuangan global.
Meski demikian, performa dolar AS tidak sepenuhnya dominan terhadap seluruh mata uang utama dunia. Terhadap euro (EUR), misalnya, dolar AS justru tercatat melemah tipis sebesar 0,01 persen. Kondisi serupa juga terjadi terhadap poundsterling Inggris (GBP) yang menunjukkan pelemahan dolar AS sebesar 0,10 persen.
Dolar AS juga kehilangan tenaga terhadap dolar Australia (AUD) dengan penurunan sebesar 0,07 persen. Namun, mata uang AS masih mampu mencatatkan penguatan terhadap yen Jepang (JPY) sebesar 0,04 persen.
Sementara itu, terhadap franc Swiss (CHF), dolar AS menguat 0,21 persen. Adapun terhadap dolar Kanada (CAD), mata uang AS masih mencatat kenaikan sebesar 0,10 persen.
Artikel ini telah tayang di detikFinance.
(iqk/iqk)