Dolar AS Tembus Rp 18.000, Ini Penjelasan Bos BI

Dolar AS Tembus Rp 18.000, Ini Penjelasan Bos BI

Heri Purnomo - detikJabar
Kamis, 04 Jun 2026 15:19 WIB
Ilustrasi orang kaya.
Ilustrasi Dollar AS (Foto: Mackenzie Marco/ Unsplash).
Bandung -

Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terus menunjukkan tren penguatan terhadap rupiah. Saat ini, mata uang Negeri Paman Sam tersebut dilaporkan telah menembus level Rp 18.000.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, menjelaskan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah saat ini masih dipengaruhi oleh eskalasi tensi geopolitik di Timur Tengah yang kembali memanas. Kondisi tersebut memicu kenaikan harga minyak dunia, meningkatkan risiko inflasi global, serta mendorong aliran modal keluar dari negara-negara berkembang (emerging markets).

Dari sisi domestik, Destry menyebutkan bahwa tingginya permintaan dolar AS dipicu oleh kebutuhan korporasi untuk repatriasi dividen serta pembayaran utang luar negeri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selain itu kebutuhan domestik masih cukup besar sesuai dengan pola repatriasi dividen dan pembayaran Utang Luar Negeri (ULN)," ujar Destry dalam keterangan tertulis, Kamis (4/6/2026).

Destry menambahkan bahwa depresiasi yang terjadi pada mata uang Rupiah saat ini juga dialami oleh mata uang negara-negara lain di kawasan regional.

"Secara umum, pelemahan Rupiah juga masih sejalan dengan regional, secara YTD melemah 7,44%. Cadangan devisa tetap terjaga di level US$ 146,2 miliar pada akhir April 2026," ujar Destry.

Ia menegaskan bahwa Bank Indonesia akan senantiasa hadir di pasar guna meningkatkan intensitas intervensi. Langkah ini diambil untuk memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik dan stabilitas nilai tukar rupiah tetap terjaga sesuai dengan nilai fundamentalnya.

Selain itu, Bank Indonesia berkomitmen memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter yang pro-market. Strategi ini bertujuan untuk mempertahankan daya tarik aliran modal masuk ke dalam instrumen aset domestik.

Artikel ini sudah tayang di detikFinance, baca selengkapnya di sini.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Gubernur BI Siapkan 7 Jurus Agar Rupiah Menguat"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads