Platform media sosial X (dahulu Twitter) resmi mengumumkan kehadiran aplikasi berkirim pesan mandiri bernama XChat. Langkah ini diambil tak lama setelah sang pemilik, Elon Musk, melontarkan kritik pedas terhadap kebijakan privasi WhatsApp.
Mengutip detikInet (baca selengkapnya di sini), Selasa(14/4/2026), XChat kini sudah tersedia untuk sistem pre-order bagi pengguna iPhone dan iPad melalui App Store, dengan jadwal peluncuran resmi yang ditetapkan pada 17 April 2026. Kehadiran aplikasi ini merupakan realisasi dari visi Musk sejak pertengahan 2025 untuk menghadirkan fitur pesan yang lebih aman. Saat itu, Musk menyatakan sistem pesan baru ini akan dilengkapi enkripsi dan mengandalkan arsitektur baru.
Daftar Lengkap Fitur Unggulan XChat
Berbeda dengan sekadar pembaruan fitur Direct Message (DM) di dalam aplikasi X, XChat hadir sebagai aplikasi terpisah yang menawarkan berbagai fungsionalitas modern. Berikut adalah daftar fitur yang ditawarkan:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Komunikasi Multiplatform: Memungkinkan pengguna untuk melakukan obrolan teks, panggilan suara, hingga panggilan video dengan siapa saja di platform X.
- Enkripsi End-to-End: X mengklaim bahwa seluruh pesan pengguna di XChat dilindungi oleh sistem keamanan enkripsi ujung-ke-ujung.
- Manajemen Pesan Canggih: Pengguna memiliki opsi untuk mengedit pesan, mengirim dokumen, hingga menghapus pesan untuk semua orang dalam percakapan.
- Fitur Keamanan Privasi: Dilengkapi dengan fitur pemblokiran tangkapan layar (screenshot) untuk menjaga kerahasiaan percakapan.
- Pesan Menghilang Otomatis: Tersedia fitur disappearing messages di mana pesan akan otomatis terhapus setelah lima menit.
- Kapasitas Grup Besar: Pengguna dapat membuat grup obrolan dengan jumlah anggota mencapai 481 orang.
- Bebas Iklan dan Pelacakan: Dalam deskripsi resminya, X menjanjikan bahwa XChat tidak akan menampilkan iklan dan tidak akan melacak pengguna.
Persaingan dengan WhatsApp
Peluncuran XChat secara terang-terangan memposisikan dirinya sebagai rival berat WhatsApp. Elon Musk sebelumnya sempat menyindir WhatsApp dengan klaim bahwa platform tersebut berbohong soal keamanan datanya.
Tuduhan Musk ini sempat memicu ketegangan, di mana pihak WhatsApp segera memberikan bantahan keras. WhatsApp menyatakan klaim tersebut sepenuhnya salah dan tidak masuk akal.
Sekadar diketahui, aplikasi XChat saat ini hanya dapat diakses oleh mereka yang sudah memiliki akun X. Meskipun sudah tersedia untuk perangkat iOS, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai peluncuran XChat untuk versi Android.
Mengumbar janji privasi tanpa pelacakan data, XChat berusaha menarik pengguna yang mendambakan keamanan lebih di ruang digital.
(bbp/bbp)











































