Perjuangan Evi Demi Sembako Murah Meski Bolak-balik Naik Kereta Api

Kabupaten Cianjur

Perjuangan Evi Demi Sembako Murah Meski Bolak-balik Naik Kereta Api

Ikbal Selamet - detikJabar
Rabu, 11 Mar 2026 18:59 WIB
Warga Serbu Pasar Murah di Cianjur
Warga Serbu Pasar Murah di Cianjur (Foto: Ikbal Selamet/detikJabar)
Cianjur -

Perjuangan Evi Anisa (46) untuk mendapatkan sembako murah patut diacungi jempol. Warga Desa Ramasari, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur ini rela bolak-balik naik kereta demi tidak kehabisan paket pangan murah yang diserbu ribuan warga.

Awalnya, Evi hanya berencana berbelanja pakaian di kawasan perkotaan Cianjur pada Rabu (11/3/2026) pagi. Ia berangkat dari Haurwangi menggunakan kereta api.

Namun saat perjalanan pulang, Evi mendapat kabar bahwa Polres Cianjur menggelar gerakan pangan murah di Alun-alun Cianjur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setibanya di Stasiun Haurwangi, ia langsung memesan tiket lagi untuk kembali ke Cianjur dengan harapan masih kebagian sembako murah.

ADVERTISEMENT

"Awalnya tidak tahu ada bazar gerakan pangan murah. Tahunya saat perjalanan pulang. Langsung saya balik lagi ke Cianjur naik kereta," kata Evi, Rabu (11/3/2026).

Perjuangannya tidak sia-sia. Ia masih sempat mendapatkan paket sembako meski harus berdesakan dengan warga lainnya.

"Alhamdulillah masih kebagian paket sembako murahnya. Meskipun harus berdesakan dengan warga dari daerah lainnya," ujarnya.

Menurutnya, harga bahan pangan yang dijual dalam program tersebut jauh lebih murah dibanding harga di pasar. Salah satunya daging sapi yang biasanya sekitar Rp150 ribu per kilogram di pasaran, dijual hanya Rp115 ribu per kilogram. Selain itu, beras, minyak goreng, gula hingga telur juga dijual dengan harga lebih rendah.

"Jadi hematnya bisa lebih dari Rp50 ribu. Buat ibu-ibu hemat segitu sangat lumayan, bisa dipakai untuk kebutuhan lain," katanya.

Tidak hanya Evi, lebih dari 1.000 warga juga memadati lokasi bazar untuk berburu paket sembako murah. Meski harus antre di bawah terik matahari dan dalam kondisi berpuasa, antusiasme warga tetap tinggi.

Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho Hadi mengatakan pihaknya menyiapkan sekitar 1.500 paket sembako dalam kegiatan tersebut.

"Paket sembako itu habis, ludes oleh masyarakat," kata Alexander.

Warga Serbu Pasar Murah di CianjurWarga Serbu Pasar Murah di Cianjur Foto: Ikbal Selamet/detikJabar

Ia menjelaskan harga paket sembako sengaja dibuat di bawah harga eceran tertinggi guna membantu masyarakat sekaligus menekan kenaikan harga di pasaran menjelang Lebaran.

"Kami berusaha agar bisa menekan harga di pasar, sehingga dalam momen Lebaran nanti tidak terjadi lonjakan harga," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Cianjur dr Muhammad Wahyu mengatakan pemerintah daerah juga berencana menggelar bazar pangan murah di beberapa titik menjelang Lebaran.

"Kami akan lakukan gerakan serupa di beberapa titik untuk mempermudah warga mendapatkan pangan murah," katanya.

Polisi Ultimatum Distributor Nakal

Kapolres Cianjur AKBP Alexander juga memperingatkan para pedagang, distributor hingga tengkulak agar tidak memainkan harga bahan pokok menjelang Idul Fitri.

"Kami ultimatum agar tidak ada pihak manapun yang dengan seenaknya memanfaatkan momen Lebaran untuk menaikkan harga tinggi dan memberatkan masyarakat," tegasnya.

Ia memastikan aparat tidak akan segan menindak secara hukum jika ada pihak yang terbukti sengaja menaikkan harga secara tidak wajar.

"Kalau peringatan tidak diindahkan, tentu akan kami proses hukum," ujarnya.

Di sisi lain, Pemkab Cianjur juga akan mengerahkan tim dari dinas terkait untuk memantau fluktuasi harga di pasar.

"Terutama dari dinas perdagangan akan terus memantau harga. Kalau ditemukan lonjakan yang mencurigakan, kami segera koordinasi dengan kepolisian untuk menindak," pungkas Wahyu.




(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads