Berkenalan dengan Rizky, Pembuat Startup Budidaya Ikan Terpadu

Berkenalan dengan Rizky, Pembuat Startup Budidaya Ikan Terpadu

Wisma Putra - detikJabar
Rabu, 28 Sep 2022 03:15 WIB
CEO Mina Ceria, Rizki Maulana
Rizky Maulana (Foto: Wisma Putra/detikJabar)
Bandung -

Rizki Maulana, pria asal Cianjur, Jawa Barat ini membuat terobosan dengan meluncurkan startup budidaya ikan terpadu. Mini Ceria Nusantara. Startup yang dirintis Rizki sejak 2017 tersebut diciptakan untuk membantu masyarakat Indonesia yang ingin memiliki bisnis budidaya ikan namun terkendala masalah skil dan pengalaman.

"Startup yang menyediakan budidaya ikan terpadu dari hulu ke hilir yang dapat membantu masyarakat Indonesia yang memiliki bisnis budidaya ikan dan memiliki keterbatasan, seperti skill dan pengalaman," tambahnya," kata Rizky yang juga CEO Mina Ceria dijumpai di Road Show NextDev Local Hero di Fragment Project Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung, Selasa (27/9/2022).

Rizky mengungkapkan, dengan layanan yang diberikan perusahaannya, orang-orang bisa punya bisnis ikan tanpa harus ngurus bisnisnya tiap hari. Bisnis tersebut nantinya akan diurus 100 persen oleh pihaknya dan pemilik hanya memantaunya saja.


"Saat ini fokus di udang vaname dan ikan nila, permintaan secara global besar, contoh di daerah Cikampek bisa tiga ton ikan nila per hari," ungkap Rizky yang merupakan lulusan Teknik Lingkungan Universitas Indonesia (UI).

Seperti diketahui, Mina Ceria Nusantara merupakan startup berbasis web dan pernah mengikuti program NextDev 2021. Bersiang dengan banyak startup di Indonesia, Rizky berhasil finish di tiga besar pada NextDev Tahun 2021 lalu.

Banyak pengalaman yang ia dapat dari NextDev selama dua bulan lamanya. Bahkan jika beruntung, bisa mendapatkan investor bahkan bekerjasama langsung dengan Telkomsel. "Selama dua bulan kita ada mentoring, empat kali mentoring khusus dan diberikan tugas serta pendampingan," ujarnya.

Program NextDev diikuti startup Mina Ceria untuk menambah pengalaman, pengembangan lebih luas hingga mendapatkan saran yang aplikatif di Startup Mina Ceria.

CSR Education and Public Community Develpoment Telkomsel Hadi Sucipto mengatakan, Rizky adalah satu dari sekian banyak alumni NextDev yang sudah mengikuti program NextDev.

Menurutnya, CSR ini sudah digulirkan beberapa tahun ke belakang dan diikuti ratusan startup. "Bicara alumni lebih dari 130 NextDev, ini bagian dari CSR Telkomsel, tidak ada komitmen apapun, justru kedepan kita banyak kolaborasi dengan teman-teman alumni, dari 130 itu sudah banyak berkolaborasi dengan Telkomsel," kata Hadi.

Sekedar informasi, untuk pendaftaran NextDev tahun ini dilajukan pada bukan November di laman nextdev.co.id. Hadi menyebut, banyak keuntungan yang didapat bagi para startup yang mengikuti program ini. "Keuntungan, tidak terhitung, tidak dipungut biaya dan tidak terikat kontrak, ini program CSR murni," ujarnya.

"Bahwa teman-teman start up memiliki networking sesama digital start up, memiliki akses kepada narasumber, kepada mentor digital expert. Salah satu banefit, apakah akan dapat investor atau tidak itu adalah journey, mereka dapat bertemu networking dan narasumber, saat memiliki internasional exposure mana saja yang akan pilih dan dilombakan," jelasnya.

Saat ditanya berapa target NextDev Tahun 2022 di Kota Bandung, Hadi menjawab sebanyak-banyaknya. "Kami tidak fokus number per kota, kita target di Indonesia lebih banyak, kita akan kerjasama dengan simpul startup di Indonesia," katanya.

(wip/iqk)