Penjualan BBM Revvo 89 di Jabar Bakal Diawasi!

Penjualan BBM Revvo 89 di Jabar Bakal Diawasi!

Rifat Alhamidi - detikJabar
Selasa, 06 Sep 2022 01:10 WIB
spbu vivo
SPBU VIVO. (Foto: Sylke Febrina Laucereno/detikcom)
Bandung -

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat bakal mengawasi distribusi BBM jenis Revvo 89 yang dijual di SPBU PT Vivo Energy Indonesia atau VIVO. Sebab BBM jenis tersebut sempat dipatok dengan harga Rp 8.900, lebih murah dibanding Pertalite yang kini menjadi Rp 10.000.

Kadisperindag Jabar Iendra Sofyan mengaku heran VIVO bisa menjual BBM dengan harga lebih murah dari aturan pemerintah. Pihaknya memastikan akan turut mengecek bilangan oktan yang diketahui menjadi acuan untuk menentukan kualitas dari bahan bakar dari BBM Revvo 89 yang dijual di SPBU VIVO.

"Seperti VIVO menjual yang lebih murah, itu kita akan cek, kok bisa. Karena sebetulnya, secara perdagangan minerba itu boleh-boleh aja yah, sah-sah saja," katanya kepada wartawan, Senin (5/9/2022).


Iendra menyebut, pihaknya akan menguji bilangan oktan Revvo 89 untuk mengetahui kualitas bahan bakar tersebut. Jika memang bilangan oktan-nya di bawah standar, ia menyerahkan kepada publik untuk tetap menggunakan bahan bakar tersebut atau tidak.

"Tinggal kita lihat apakah oktan-nya di bawah (standar) apa gimana. (Kalau di bawah standar) apakah mau merusak mesin atau lingkungan, silakan masyarakat yang memilih," ungkapnya.

Selain di SPBU VIVO, Disperindag Jabar juga bakal turut mengawasi SPBU milik Pertamina yang berpotensi nekat berbuat nakal. Semisal mengoplos BBM hingga mengurangi takaran bahan bakar di dispenser SPBU.

"Ya, khawatir ada oplosan, itu kita awasi. Jangan sampai ada yang mengambil kesempatan dalam kesempitan, atau mencari untung. Meskipun itu ada pembagian tugasnya dengan kabupaten/kota, dengan pengecekan meteorologinya, kalau kita dari perdagangannya," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, bahan bakar Revvo 89 yang dijual Rp 8.900 per liter di SPBU VIVO mendadak hilang di Kota Bandung, Jawa Barat. Pantauan detikJabar, Senin (5/9/2022) di SPBU VIVO yang ada di Jalan Dr Djunjunan, Revvo 89 tidak tersedia.

Persediaan bahan bakar di SPBU VIVO ini hanya tersedia untuk Revvo 92 Rp 15.400 perliternya dan Revvo 95 Rp 16.100 per liternya. "Masih melayani buat yang 92 dan 95," kata salah satu pegawai SPBU VIVO Bandung.

Belum diketahui, alasan mengapa bahan bakar Revvo 89 tidak dijual sementara di SPBU VIVO tersebut. Meski terlihat sepi, banyak pengendara sepeda motor, khususnya ojek online yang menanyakan Revvo 89 yang dijual Rp 8.900 per lliternya.

Karena tidak ada persediaan para pengendara ini, keluar kembali dari SPBU VIVO karena enggan membeli bahan bakar jenis Revvo 92 dan 95. "Aneh, kenapa jadi enggak ada ya (Revvo 89), kalau beli yang lain sama-sama saja mahal," ujar Alan salah satu driver ojol kepada detikJabar.

(ral/orb)