Duh! Minyak Goreng 2L di Toko Online Dijual Rp 40 Ribu

Wisma Putra - detikJabar
Rabu, 23 Feb 2022 13:21 WIB
Ilustrasi Belanja Online
Ilustrasi belanja online. (Foto: shutterstock)
Bandung -

Harga minyak goreng saat ini tengah menjadi pusat perhatian. Pemerintah pun menetapkan harga eceran tertinggi (HET) untuk komoditas dari olahan kelapa sawit tersebut.

Salah satu komoditas yang disorot adalah minyak goreng kemasan baik yang sederhana atau premium, masing-masing diberikan HET Rp 13.500 per liter dan Rp 14.000 per liter.

Lalu bagaimana dengan harga jualnya di toko online atau e-commerce ?


Dari hasil penelusuran detikJabar, Rabu (23/2/2022) di aplikasi salah satu toko online ternama, pemilik akun ae********* yang berlokasi di Kota Bandung menjual minyak bermerk Bimoli Pouch dua liter dijual Rp 40 ribu.

Tak hanya itu, akun wa******** menjual minyak kemasan dua liter dengan merk Resto Rp 34 ribu. Seperti diketahui, Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk minyak goreng kemasan dua liter dijual Rp 28 ribu.

Tak hanya kemasan dua liter itu, minyak kemasan satu liter juga ikut melambung seperti yang dijual akun be********* yang menjual minyak goreng bermerk Grandco dengan kemasan satu liter dijual dengan harga Rp 19 ribu.

Akun ki******, menjual minyak goreng bermerk Jujur dengan kemasan satu liter dengan harga Rp 20.500 ribu.

Hal serupa dijumpai di toko online lainnya. Ditemukan akun yang menjual minyak goreng di atas HET.

Akun C******* menjual minyak bermerk Sania kemasan dua liter seharga Rp 39 ribu. Akun To********** menjual minyak goreng bermerk Jujur dengan kemasan dua liter Rp 34 ribu.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengeluarkan kebijakan harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng curah hingga kemasan premium. Kebijakan ini akan berlaku mulai 1 Februari 2022

"HET minyak goreng curah Rp 11.500/liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp 13.500/liter, dan minyak goreng premium Rp 14.000/liter. Seluruh harga sudah termasuk PPN di dalamnya," Lutfi dalam konferensi pers, Kamis (27/1/2022).

Ia meminta masyarakat agar bijak dan tidak panic buying dalam membeli minyak goreng. "Karena kami menjamin stok minyak goreng tetap tersedia dengan harga terjangkau," lanjutnya.

Ia juga memerintahkan produsen minyak goreng agar terus menyalurkan stok agar tidak terjadi kekosongan di pedagang atau pengecer. Lutfi menegaskan pemerintah akan mengambil langkah hukum yang sangat tegas kepada pelaku usaha yang tidak patuh kepada ketentuan ini.

"Pemerintah akan mengambil langkah-langkah hukum yang sangat tegas kepada seluruh pelaku usaha yang tidak patuh atau mencoba melanggar ketentuan ini," lanjutnya.



Simak Video "Minyak Goreng Curah Dilarang Beredar Mulai 2022, Emak-emak Menjerit!"
[Gambas:Video 20detik]
(wip/yum)