Populasi Banteng Jawa di Pangandaran Bertambah

Populasi Banteng Jawa di Pangandaran Bertambah

Aldi Nur Fadillah - detikJabar
Jumat, 30 Okt 2026 13:54 WIB
Anak banteng Jawa bersama Induknya di Pangandaran.
Anak banteng Jawa bersama Induknya di Pangandaran. (Foto: Dok. BKSDA Pangandaran)
Pangandaran -

Populasi banteng Jawa (Bos javanicus) di Taman Wisata Alam (TWA) Cagar Alam Pangandaran bertambah. Teranyar, satu anak banteng jantan baru saja lahir pada Selasa (27/10) kemarin.

Kepala BKSDA Resor Pangandaran Kusnadi membenarkan bahwa satu anak banteng kembali lahir hasil reintroduksi pada dua tahun lalu. Ia menyebutkan anak banteng tersebut berasal dari induk Bindi (betina) dan Senta (jantan).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kelahiran anak banteng ini merupakan yang ketiga di Purbajapa, setelah kelahiran pertama pada 27 Juli 2025, keduanya 7 Agustus 2025," ucap Kusnadi kepada detikJabar, Jumat (29/10/2026).

Sebelumnya, kata Kusnadi, tim Purbajapa mencatat terjadinya perkawinan (kopulasi) antara Bindi dan Senta pada 5 Januari 2026. Sejak saat itu, pengamatan kebuntingan dilakukan secara berkala dan pemantauan intensif terus berjalan hingga anak banteng lahir.

ADVERTISEMENT
Anak banteng Jawa bersama Induknya di Pangandaran.Anak banteng Jawa bersama Induknya di Pangandaran. (Foto: Dok. BKSDA Pangandaran)

"Dengan kehadiran satwa baru ini, jumlah banteng jawa di Purbajapa kini genap menjadi tujuh ekor," ucapnya.

Populasi tersebut terus berkembang positif dari empat individu awal yang dilepasliarkan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni ke habitat alaminya, bersamaan dengan peresmian Purbajapa pada 11 Desember 2024.

"Langkah reintroduksi ini menjadi tonggak sejarah penting karena menandai kembalinya banteng jawa ke Cagar Alam Pananjung Pangandaran, setelah spesies langka tersebut dinyatakan punah dan hilang dari kawasan itu sejak tahun 2003 silam," katanya.

Pihak pengelola berharap tren positif perkembangbiakan ini dapat terus berlanjut guna mendukung upaya pelestarian satwa dilindungi di habitat aslinya.

(orb/orb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads