Rencana penerbangan internasional di Bandara Husein Sastranegara terus dimatangkan. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan, rute internasional tersebut kini hanya tinggal menunggu restu dari pemerintah pusat.
Penerbangan internasional di Bandara Husein ditargetkan dibuka pada Oktober 2026. Adapun rute yang akan dibuka yakni menuju Kuala Lumpur, Malaysia, dan Singapura.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tinggal pemerintah pusat, khususnya Kementerian Perhubungan membuka izin-izin untuk maskapai. Apabila sudah membuka izin-izin untuk maskapai, termasuk untuk internasional, maka akan bisa langsung dioptimalkan," kata Farhan, Senin (26/10/2026).
Sejak resmi direaktivasi pada Agustus 2026, Bandara Husein telah mencatatkan angka penumpang sebanyak 1.800 orang per hari. Rute penerbangannya pun sudah menjangkau sejumlah pulau di Indonesia, seperti Bali hingga Sumatra.
"Jadi, sekarang kuncinya tinggal di masalah, satu, permintaan sudah siap, dua, suplai sudah siap, tiga, tinggal masalah perizinan. Air navigation sudah siap, infrastruktur sudah siap, semua sudah siap untuk kembali ke kapasitas seperti sebelum COVID," ungkap Farhan.
Terkait pembukaan rute internasional, Farhan memastikan seluruh fasilitas di Bandara Husein sudah siap. Menurutnya, Pemkot Bandung hanya perlu memberikan sentuhan akhir, seperti penambahan ornamen yang menceritakan sejarah perubahan dari Bandara Andir menjadi Bandara Husein.
"Harusnya mah fasilitas sudah siap di bulan Oktober ini, semua sudah ada. Bea Cukai sudah ada, Imigrasi sudah ada, lounge-nya sudah ada, semua sudah ada. Tinggal kita berikan sentuhan-sentuhan terakhir, kami akan menyumbangkan foto sejarah tentang Bandara Andir itu sampai jadi Husein," katanya.
"Dan terakhir sekali itu kita tinggal menunggu dari beberapa kementerian yang menandatangani. Termasuk di antaranya Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pertahanan. Termasuk untuk penggunaan lahan bandara untuk internasional maupun izin untuk maskapainya," pungkasnya.
(iqk/iqk)
