Update Karhutla Ciremai: Titik Api Sudah Padam, Asap Masih Dipantau

Fahmi Labibinajib - detikJabar
Minggu, 25 Okt 2026 08:12 WIB
Foto: Istimewa
Kuningan -

Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Ciremai yang terjadi sejak Rabu (21/10/2026) pukul 20.44 WIB menunjukkan perkembangan signifikan. Berdasarkan laporan pemantauan hingga Sabtu (24/10/2026) pukul 18.30 WIB, titik api sudah tidak lagi ditemukan di Gunung Ciremai.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kuningan, Indra Bayu, memaparkan bahwa setelah pengerahan ratusan personel dan pemantauan satelit pada Sabtu (24/10/2026) pukul 18.30 WIB, dapat dipastikan titik api sudah tidak ditemukan lagi di Gunung Ciremai.

"Untuk progres penanganan hari ini alhamdulillah 300 personil kita kerahkan di tiga titik: Binangot, Karang Dinding, dan Bukit Seribu Bintang. Dan hasil kita tadi penyisiran dan juga penanganan kebakaran menurut pantauan satelit dengan update sekitar pukul 18.30 sekarang, tidak ditemukan atau nol titik api," tutur Indra dalam keterangannya, Sabtu (24/10/2026).

Kebakaran lahan dan hutan di Gunung Ciremai sudah padam Foto: Istimewa

Indra menjelaskan, meski kepulan asap masih ditemukan di beberapa titik, kondisi tersebut sedang ditangani oleh tim di lapangan. Menurutnya, petugas dan relawan akan bersiaga selama 24 jam penuh untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak muncul kembali.

"Terdapat kepulan asap, tapi itu sedang ditangani oleh tim yang sekarang masih berada di titik lokasi, di terutama di Karang Dinding dan Bukit Seribu Bintang. Dan penanganannya sendiri akan insyaallah akan berlangsung eh 24 jam sampai dengan tuntas, serta kepulan asap yang ada di hari ini bisa tuntas secara keseluruhan. Kami juga siaga, pos-pos siaga, insyaallah 24 jam memantau pergerakan rekan-rekan sekalian," tutur Indra.

Indra juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan daerah, mulai dari Gubernur, Bupati, hingga Sekda Provinsi Jawa Barat yang turut memantau langsung proses penanganan sejak Kamis. Menurutnya, keberhasilan penanganan karhutla Ciremai ini merupakan hasil koordinasi berbagai pihak.

"Hal ini merupakan kabar baik dan perlu untuk disampaikan kepada masyarakat, mudah-mudahan progres daripada hari ini bisa eh akselerasi lagi besok sehingga tuntas secara keseluruhan bahwa penanganan kebakaran di Gunung Ciremai bisa selesai dalam waktu secepat-cepatnya. Terima kasih kepada Pak Gubernur yang telah memimpin langsung eh di hari Kamis serta juga Pak Bupati, kemudian juga Pak Sekda Jawa Barat," tutur Indra.

Sebelumnya, kebakaran lahan dan hutan di Gunung Ciremai terjadi sejak Rabu (21/10/2026) pukul 20.44 WIB. Kebakaran pertama kali terdeteksi di area Grid 15 M Resor Pasawahan, Kabupaten Kuningan, sebelum akhirnya menyebar ke daerah sekitar. Hingga Jumat (23/10/2026), dari 13 titik api yang terdeteksi, baru 3 titik yang berhasil dipadamkan.

"Sebaran Titik api secara signifikan berkurang dari hasil pantauan PUTA dan Drone Thermal pada Hari Kamis, 22 Oktober 2026 Pukul 18.00 wib ditemukan 13 titik api dan Hari Jum'at, 23 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB setelah operasi pemadaman tersisa 10 titik api. Dengan Vegetasi yang terbakar Semak belukar, alang-alang, serasah kering, dan pohon Pinus," pungkas Indra, Sabtu (24/10/2026).



Simak Video "Video: 64 Pesawat Perkuat Operasi Pemadaman Karhutla"

(tya/tey)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork