Seorang pria berusia sekitar 40 tahun tewas tertabrak kereta api di wilayah Cicantayan, Kabupaten Sukabumi. Korban yang tertemper dari arah belakang langsung tewas di tempat dan tubuhnya terpental ke area persawahan.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Miki, mengatakan pihaknya menerima laporan permohonan bantuan evakuasi dari petugas P2BK wilayah Cantayan sekitar pukul 10.45 WIB, Sabtu (24/10/2026).
"Kami mendapat laporan dari P2BK di wilayah Cantayan kaitan dengan permohonan bantuan evakuasi korban tertabrak kereta yang ada di jalur Paledang. Terjadi sekitar pukul 10.45 WIB," kata Miki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Miki menjelaskan, korban berjenis kelamin laki-laki tersebut merupakan warga setempat yang tengah beraktivitas membersihkan tanggul sawah. Peristiwa nahas itu terjadi saat korban hendak pulang untuk mengambil alat kerja.
"Menurut info katanya dia mau pulang dulu mau ngambil gergaji. Karena memang jalan yang dia lalui melalui jalan kereta api, entah kenapa dia mungkin tidak mengetahui ada kereta api yang melintas, dari arah belakang tertabrak oleh kereta api," jelasnya.
Proses evakuasi korban sempat menemui sejumlah kendala, salah satunya ketiadaan kantong jenazah di lokasi kejadian. Tim P2BK Nagrak pun meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) sambil membawa kantong mayat.
Selain itu, posisi korban yang berada di bawah rel serta kondisi jenazah yang tercerai-berai membuat petugas harus melakukan penyisiran.
"Kondisi korban tidak memungkinkan kalau kita bopong begitu saja, karena harus membutuhkan kantong mayat. Yang kedua, lokasi tempat korban tergeletak berada di sekitar 2 meter di bawah rel, di pematang sawah. Bagian kepalanya masuk ke parit kering. Sebagian organ tubuhnya berceceran, jadi kita menyisir lokasi tersebut," tuturnya.
Evakuasi berlangsung sekitar 15 hingga 30 menit dengan melibatkan aparat gabungan dari TNI, Polri, relawan, dan warga. Setelah berhasil dievakuasi menggunakan kantong jenazah, korban langsung dinaikkan ke mobil ambulans Desa Cimahi.
"Menurut arahan dari polsek setempat, kami diarahkan untuk membawa jenazah tersebut ke RSUD Sekarwangi," pungkas Miki.
(sya/orb)
